Analisis Dampak Aktivitas Konstruksi terhadap Kualitas Udara Ambien Menggunakan Model Dispersi Gaussian di Kawasan Ubud, Bali

Authors

  • I Wayan Gde Sutasoma Universitas Pendidikan Nasional, Bali
  • I Made Panji Tirta Prakasa Universitas Pendidikan Nasional, Bali
  • Made Ari Riska Dayanti Universitas Pendidikan Nasional, Bali
  • Ni Wayan Suprianingsih Universitas Pendidikan Nasional, Bali

DOI:

https://doi.org/10.47600/jtst.v7i3.1233

Abstract

Aktivitas konstruksi memiliki potensi menghasilkan emisi udara yang bersumber dari pembakaran bahan bakar alat berat dan pergerakan kendaraan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh aktivitas konstruksi terhadap kualitas udara ambien di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Pengukuran dilakukan pada tiga lokasi, yaitu area pintu masuk proyek, area inti pembangunan, serta permukiman warga di sekitarnya. Parameter yang diamati meliputi Sulfur Dioksida (SO?), Karbon Monoksida (CO), Nitrogen Dioksida (NO?), dan Partikulat Halus (PM?.?), dengan metode pengujian merujuk pada SNI 19-7119 (seri 2011–2017). Perhitungan beban emisi alat berat menggunakan faktor emisi CORINAIR dan pola dispersi polutan dianalisis dengan model Gaussian Plume. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi maksimum polutan pada jarak 25 meter masih berada jauh di bawah baku mutu udara ambien berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021. Dengan demikian, pengaruh aktivitas konstruksi terhadap kualitas udara di lokasi penelitian tergolong sangat kecil dan tidak signifikan, sehingga kualitas udara tetap berada pada kategori sangat baik.

Kata Kunci : dampak konstruksi, emisi alat berat, kualitas udara ambien, model Gaussian

Published

2025-12-30