Analisis Pengendalian Intern Penjualan Kredit dan Penerimaan Kas pada PT Bimola Instant

Authors

  • Adelia Debora Yeti Pangkey Politeknik Negeri Manado
  • Sweetie M. Mahaling Politeknik Negeri Manado
  • Fenya A. Laira Politeknik Negeri Manado
  • Nurilia D. N. Tinengke Politeknik Negeri Manado
  • Marcia S. Kantohe Politeknik Negeri Manado
  • Jerry Sonny Lintong Politeknik Negeri Manado

Keywords:

coso, pengendalian intern, penerimaan kas, penjualan kredit, sistem informasi akuntansi

Abstract

Pengendalian intern yang lemah pada siklus penjualan kredit dan penerimaan kas merupakan salah satu penyebab utama kerugian finansial pada perusahaan manufaktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengendalian intern siklus penjualan kredit dan penerimaan kas PT Bimola Instant, perusahaan manufaktur mie instant, menggunakan kerangka enam komponen aktivitas pengendalian COSO. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, bersumber dari prosedur operasional standar dan laporan 11 temuan internal auditor. Hasil penelitian menemukan enam kelemahan kritis: pencatatan pesanan belum terintegrasi digital; penagih memegang kas sebelum ke kasir sehingga membuka “risiko lapping”; invoice bernomor ganda; keterlambatan setoran cek; selisih kas Rp5.000.000 yang tidak dapat diverifikasi; serta tidak adanya audit internal independen. Kelemahan tersebut mengakibatkan piutang tak tertagih meningkat tiga tahun berturut-turut sebesar 3% dari penjualan bersih dan ditemukannya karyawan fiktif dalam daftar gaji. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan sistem pengendalian intern melalui implementasi ERP terintegrasi, kebijakan “zero cash collection” dan pembentukan unit audit internal independen menjadi kebutuhan mendesak bagi keberlanjutan dan keandalan pelaporan keuangan perusahaan.

Published

2026-06-26