Implementasi Beton Pracetak pada Gedung Sekolah Berbasis Smart Building dengan Konsep Penggunaan Sensor Terintegrasi Panel Surya untuk Efisiensi Energi Keberlanjutan

Authors

  • Bradonly Bertu Lae Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado
  • Meylani Salenda Politeknik Negeri Manado
  • Imelda Soyawan Politeknik Negeri Manado
  • Grasiella Rarung Politeknik Negeri Manado
  • Stefani Switly Peginusa Politeknik Negeri Manado
  • Tampanatu P. F. Sompie Politeknik Negeri Manado
  • Dewi Astuti Baco Politeknik Negeri Manado

Keywords:

beton precast, efisiensi energi, gedung sekolah, panel surya, smart building

Abstract

Pembangunan gedung sekolah yang efisien dan mandiri energi menjadi tantangan strategis di Indonesia. Penelitian ini mengkaji implementasi beton pracetak terintegrasi sistem smart building berbasis empat sensor yaitu PIR, lux meter, sensor suhu dan kelembaban, serta smart meter yang terhubung ke panel surya fotovoltaik 5 kWp pada gedung sekolah dua lantai di Kota Manado. Metode deskriptif-komparatif digunakan melalui perancangan AutoCAD dan perhitungan RAB berdasarkan SNI 7832:2017 dan AHSP Kota Manado. Hasil menunjukkan total biaya metode pracetak Rp 827.784.000 lebih efisien dibanding konvensional Rp 890.264.000 dengan penghematan 7,01%. Panel surya mampu memproduksi 22,5–27,5 kWh per hari dan menghemat energi listrik 30–40% per tahun dengan payback period 8–10 tahun. Pendekatan ini diproyeksikan menjadi solusi strategis untuk mewujudkan gedung sekolah hemat biaya, efisien energi, dan berkontribusi pada SDGs 4, 7, 11, dan 13.

Published

2026-06-26