https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/issue/feed Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi 2026-06-23T00:00:00+00:00 Anritsu S.C. Polii [email protected] Open Journal Systems <p><strong>Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi (SN-PTUV)</strong> di inisiasi pada tahun 2021 sebagai wadah untuk mendiseminasikan hasil-hasil riset terapan lokal dan nasional yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Manado setiap tahun. Seminar ini memfasilitasi kolaborasi ilmiah Akademisi, Periset, Praktisi, dan Pemangku Kebijakan untuk menghasilkan inovasi yang solutif dan aplikatif. Fokus utama SN-PTUV adalah riset yang berdampak bagi masyarakat, seperti teknologi tepat guna, prototipe, dan model pemberdayaan. Prosiding SN-PTUV memuat karya-karya terapan yang mendukung hilirisasi hasil riset untuk memperkuat peran pendidikan vokasi dalam inovasi dan peningkatan daya saing bangsa.</p> <p> </p> https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1276 Rancang Bangun Sistem Keamanan Rumah Berbasis IoT dengan Penjadwalan Otomatis dan Fitur Remote Reset 2026-06-08T01:42:17+00:00 Ali Akbar Steven Ramschie [email protected] Ronny Katuuk [email protected] Johan Makal [email protected] Johan Pongoh [email protected] <p><em>Keamanan hunian merupakan salah satu factor penting dalam mendukung perlindungan aset dan keselamatan penghuni, sehingga diperlukan sistem pemantauan yang mampu bekerja secara responsif dan andal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem keamanan rumah pintar berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan mikrokontroler ESP32, sensor Passive Infrared (PIR), serta modul Real-Time Clock (RTC) untuk mendukung mekanisme penjadwalan otomatis pada rentang waktu 21.00–05.00 WIB. Sistem dirancang untuk mendeteksi adanya intrusi dan secara simultan mengaktifkan alarm lokal berupa buzzer dan lampu, sekaligus mengirimkan notifikasi secara real-time ke perangkat smartphone pengguna melalui web server.</em></p> <p data-path-to-node="2,0"><em>Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai tingkat keberhasilan deteksi sebesar 100% pada radius deteksi hingga 3,5 meter. Selain itu, rata-rata latensi pengiriman notifikasi tercatat sebesar 2,26 detik, yang menunjukkan kinerja komunikasi data yang relatif cepat dan stabil. Fitur remote reset juga berhasil diimplementasikan dengan baik sehingga alarm dapat dinonaktifkan dari jarak jauh secara konsisten. Berdasarkan analisis konsumsi daya, sistem membutuhkan energi sebesar 1,3 Watt pada kondisi aktif. Konsumsi tersebut masih berpotensi dioptimalkan melalui penerapan strategi manajemen daya pada periode nonaktif sistem.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ali Akbar Steven Ramschie, Ronny Katuuk, Johan Makal, Johan Pongoh https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1286 Efektivitas Manajemen Teaching Factory Terhadap Peningkatan Mutu Lulusan Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado 2026-06-08T02:26:59+00:00 Juliet Makinggung [email protected] Jemmry Winokan [email protected] Rolyke Tulangow [email protected] kevin pangemanan [email protected] <p><em>Teaching Factory (TEFA) merupakan model pembelajaran berbasis industri yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas manajemen TEFA di Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dan pengaruhnya terhadap peningkatan mutu lulusan. Mutu lulusan dalam konteks ini mencakup dimensi kompetensi teknis, karakter kerja, serta kesiapan menghadapi dunia usaha dan industri secara menyeluruh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap enam informan, dan telaah dokumen. Hasil penelitian mengungkap empat permasalahan struktural utama: (1) belum terbentuknya Tim TEFA yang definitif disertai tugas dan fungsi yang jelas; (2) belum teridentifikasinya standar industri dan prosedur kerja yang diadopsi sebagai acuan TEFA; (3) minimnya sosialisasi TEFA kepada pihak internal maupun eksternal; serta (4) keterlibatan mitra industri yang masih sangat terbatas. Meskipun demikian, Polimdo telah memiliki infrastruktur TEFA yang memadai meliputi Galeri Investasi Bisnis, Galeri Investasi Pasar Modal, TEFA Polimart, dan TEFA Polimdo Salon. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan Tim TEFA yang terstruktur, identifikasi dan adopsi standar kerja industri, intensifikasi sosialisasi multi-pihak, serta penguatan kerjasama dengan UMKM di sekitar kampus. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas manajemen TEFA secara signifikan dan pada akhirnya menghasilkan lulusan yang bermutu, berkarakter, serta mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun global.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Juliet Makinggung, Jemmry Winokan, Rolyke Tulangow, kevin pangemanan https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1287 Pengembangan Konsep Ekosistem AI Mandiri untuk Multi-Model berbasis Msty 2026-06-11T04:25:11+00:00 Christopel Simanjuntak [email protected] Arief Perdana Kumaat [email protected] Adelaida Joroh [email protected] Stieven N Rumokoy [email protected] Deby A Mpila [email protected] Adriyan Warokka [email protected] <p><em>Infrastruktur cloud pihak ketiga menuntut pengembangan Artificial Intelligence (AI), tetapi sering kali hal ini disertai kekhawatiran privasi, pelanggaran kedaulatan data, dan biaya operasional yang mahal. Namun demikian, belakangan ini, paradigma pengembangan AI lokal (on-premise) telah mendapatkan daya tarik sebagai alternatif yang lebih baik. Makalah ini membahas gagasan dan fondasi pembangunan ekosistem AI otonom untuk lingkungan multi-model di Msty. Metode penelitian adalah studi konseptual dan pendekatan eksperimental untuk menguji ruang kerja desktop terintegrasi seperti itu dari model bahasa besar untuk pembuatan teks dan model lokal untuk menghasilkan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Msty dapat mengoordinasikan interaksi multi-model secara bersamaan melalui metode manajemen memori internal yang efisien tanpa ketergantungan komputasi eksternal. Menerapkan ekosistem ini pada akhirnya mencapai kedaulatan data penuh dan fleksibilitas dalam alur kerja bagi pengembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Msty efektif mempercepat demokratisasi AI mandiri, sekaligus menjadi aplikasi tepat untuk pengembangan kecerdasan buatan yang aman, privat, dan hemat biaya pada perangkat keras tingkat konsumen.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Christopel Simanjuntak, Arief Perdana Kumaat, Adelaida Joroh, Stieven N Rumokoy, Deby A Mpila, Adriyan Warokka https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1289 Kajian Literatur Faktor-Faktor yang Memengaruhi Life Cycle Cost Bangunan Sekolah 2026-06-03T14:10:11+00:00 Wendari Tri Ananta Kaluase [email protected] Geertje Efraty Kandiyoh [email protected] <p><em>Life Cycle Cost (LCC) merupakan pendekatan untuk menganalisis seluruh biaya yang timbul selama masa layanan bangunan. Pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi Life Cycle Cost penting untuk mendukung pengelolaan bangunan sekolah yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi Life Cycle Cost bangunan sekolah berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap 15 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2016–2025. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung frekuensi kemunculan faktor pada setiap artikel. Hasil penelitian menunjukkan empat faktor yang memengaruhi Life Cycle Cost bangunan sekolah, yaitu komponen bangunan (80,0%), kondisi fisik dan tingkat kerusakan bangunan (66,7%), biaya pemeliharaan dan rehabilitasi (53,3%), serta strategi pemeliharaan bangunan (20,0%). Hasil sintesis menunjukkan bahwa keempat faktor tersebut saling berkaitan dalam memengaruhi Life Cycle Cost. Komponen bangunan memengaruhi kondisi fisik, kondisi fisik menentukan kebutuhan pemeliharaan dan rehabilitasi, sedangkan strategi pemeliharaan berperan dalam mengendalikan biaya selama masa layanan bangunan. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan dan pengelolaan biaya siklus hidup bangunan sekolah secara lebih efektif dan berkelanjutan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Wendari Tri Ananta Kaluase, Geertje Efraty Kandiyoh https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1292 Life Cycle Cost Sebagai Pendekatan Evaluasi Efisiensi Biaya Pada Bangunan: Tinjauan Literatur 2026-06-16T03:13:50+00:00 Irgi Saputra Rasjid [email protected] Geertje Efraty Kandiyoh [email protected] <p><em>Efisiensi biaya merupakan aspek penting dalam perencanaan dan pengelolaan bangunan karena keputusan yang hanya berorientasi pada biaya awal sering kali tidak mencerminkan total pengeluaran selama umur layanan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Life Cycle Cost (LCC) sebagai pendekatan evaluasi efisiensi biaya, mengidentifikasi variabel yang berpengaruh dalam analisis LCC, serta menentukan komponen biaya yang paling dominan dalam siklus hidup bangunan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap 15 artikel nasional dan internasional yang membahas penerapan LCC pada berbagai jenis bangunan. Hasil kajian menunjukkan bahwa LCC berperan sebagai kerangka evaluasi komprehensif yang mengintegrasikan biaya awal, operasional, pemeliharaan, dan penggantian dalam satu analisis ekonomi jangka panjang. Variabel yang berpengaruh dalam analisis LCC meliputi umur layanan komponen, tingkat diskonto, frekuensi pemeliharaan, dan biaya operasional, khususnya energi. Selain itu, biaya operasional dan pemeliharaan merupakan komponen biaya yang paling dominan dalam total biaya siklus hidup bangunan. Dengan demikian, LCC dapat ditegaskan sebagai pendekatan yang efektif dalam mengevaluasi efisiensi biaya bangunan secara menyeluruh dan berkelanjutan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Irgi Saputra Rasjid, Geertje Efraty Kandiyoh https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1288 Eksplorasi Pengalaman Magang Mahasiswa Politeknik Negeri Manado di Jepang dalam Mendukung Kesiapan Kerja Mahasiswa 2026-06-04T10:46:59+00:00 Riel Sadalappan [email protected] Reski Amalia S Amalia S [email protected] Mega Fitri Wulandari [email protected] Olivia Pengerapan Pengerapan [email protected] Refana Puasa Puasa [email protected] Irfiani Bakri [email protected] Walangitan Melania Rut [email protected] <p><em>Program magang internasional di Jepang memberi mahasiswa vokasi pengalaman kerja nyata yang tidak dapat diperoleh di bangku kuliah. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman magang mahasiswa Politeknik Negeri Manado yang pernah bekerja di Jepang dan menganalisis kontribusi pengalaman tersebut terhadap kesiapan kerja mereka. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner daring menggunakan Google Form yang terdiri dari 20 pertanyaan terhadap lima mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis yang telah menyelesaikan program magang di Jepang pada tahun 2025–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman magang di Jepang secara signifikan meningkatkan kompetensi teknis, kemampuan adaptasi lintas budaya, disiplin kerja, dan kepercayaan diri mahasiswa dalam memasuki dunia kerja. Mahasiswa juga melaporkan peningkatan nyata dalam kemampuan komunikasi bahasa asing dan pemahaman terhadap standar kerja internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program magang internasional, khususnya di Jepang, merupakan strategi efektif dalam membangun kesiapan kerja mahasiswa vokasi dan perlu diperkuat melalui kerja sama kelembagaan yang berkelanjutan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Riel Sadalappan, Reski Amalia S, Mega Fitri Wulandari, Olivia Pengerapan, Refana Puasa, Irfiani Bakri, Walangitan Melania Rut https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1297 Integrasi Strategi Perawatan Preventif dan Korektif dengan Prinsip 3 Pilar Keberlanjutan Bangunan Gedung 2026-06-11T04:29:51+00:00 Jose Alexandre Franklin Watung [email protected] Geertje Efraty Kandiyoh [email protected] <p><em>Bangunan gedung merupakan aset jangka panjang yang kinerjanya akan mengalami penurunan seiring waktu akibat faktor usia, intensitas pemanfaatan, dan pengaruh lingkungan. Perawatan bangunan menjadi elemen kunci dalam menjaga keberlanjutan fungsi, keandalan, serta nilai aset bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan kontribusi strategi perawatan preventif dan korektif dalam mendukung keberlanjutan bangunan gedung ditinjau dari tiga pilar keberlanjutan, yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative literature review terhadap delapan belas artikel jurnal ilmiah bereputasi yang diterbitkan pada periode 2017–2025 dan relevan dengan topik perawatan bangunan, manajemen fasilitas, keandalan, dan keberlanjutan. Analisis dilakukan melalui identifikasi konsep kunci, perbandingan pendekatan perawatan, serta sintesis temuan penelitian secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa perawatan preventif memiliki peran yang lebih dominan dalam menjaga kinerja bangunan, meningkatkan keandalan sistem, memperpanjang umur layanan, serta mengurangi dampak lingkungan dan gangguan operasional dibandingkan perawatan korektif yang bersifat reaktif. Perawatan korektif tetap diperlukan, namun perannya sebaiknya bersifat komplementer. Secara keseluruhan, strategi perawatan yang berorientasi preventif dan terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan terbukti mampu mendukung keberlanjutan bangunan gedung secara lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam jangka panjang.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jose Alexandre Franklin Watung , Geertje Efraty Kandiyoh https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1301 Identifikasi Tingkat Kerusakan Komponen Dinding sebagai Dasar Pemilihan Perawatan Bangunan Sekolah 2026-06-11T04:21:27+00:00 Jose Alexandre Franklin Watung [email protected] Geertje Efraty Kandiyoh [email protected] <p><em>Kerusakan pada komponen dinding merupakan salah satu permasalahan yang paling sering ditemukan pada bangunan gedung dan dapat memengaruhi fungsi, kenyamanan, estetika, serta umur layan bangunan. Penanganan kerusakan yang tidak sesuai dengan tingkat keparahannya berpotensi menyebabkan penurunan kinerja bangunan dan meningkatkan biaya perawatan. Oleh karena itu, identifikasi tingkat kerusakan dinding menjadi penting sebagai dasar dalam menentukan jenis perawatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hasil penelitian terkait jenis dan tingkat kerusakan komponen dinding serta menganalisis keterkaitannya dengan pemilihan strategi perawatan bangunan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif dengan menganalisis artikel-artikel ilmiah yang membahas identifikasi kerusakan bangunan, evaluasi tingkat kerusakan, dan perawatan bangunan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerusakan dinding yang umum ditemukan meliputi retak, pengelupasan lapisan finishing, serta kerusakan akibat kelembapan dan rembesan air. Tingkat kerusakan umumnya diklasifikasikan menjadi kerusakan ringan, sedang, dan berat yang masing-masing memerlukan pendekatan perawatan yang berbeda. Kerusakan ringan lebih sesuai ditangani melalui perawatan preventif, kerusakan sedang melalui perawatan korektif, sedangkan kerusakan berat memerlukan rehabilitasi yang lebih menyeluruh. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa identifikasi tingkat kerusakan dinding merupakan dasar penting dalam pemilihan strategi perawatan yang efektif untuk menjaga keandalan dan keberlanjutan bangunan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jose Alexandre Franklin Watung , Geertje Efraty Kandiyoh https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1332 Perancangan Food Court Berbasis Beton Pracetak dengan Inovasi Self Healing Mikrokapsul di Polimdo 2026-06-11T03:55:46+00:00 Jovano Christofel Tatuu [email protected] Khara Susilo [email protected] Silvesters Larwuy [email protected] Amelia Tolali [email protected] Marchello Sasauw [email protected] Switly Peginusa [email protected] <p><em>Infrastruktur kampus yang andal dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendasar seiring meningkatnya aktivitas civitas akademika. Retak mikro pada beton merupakan salah satu permasalahan yang dapat menurunkan durabilitas dan umur layan struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan merancang bangunan Food Court POLIMDO menggunakan sistem beton pracetak yang dipadukan dengan teknologi self-healing concrete berbasis mikrokapsul resin epoksi sebagai solusi konstruksi yang lebih modern, efisien, dan tahan lama. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, perancangan gambar kerja menggunakan AutoCAD, analisis struktur menggunakan ETABS, serta perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan standar SNI 7832:2017 tentang Analisis Harga Satuan Pekerjaan Beton Pracetak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh elemen kolom dan balok memenuhi persyaratan keamanan struktur sesuai SNI 1727:2020. Penggunaan mikrokapsul resin epoksi sebesar 2,5% dari berat semen (dalam rentang optimal 1–3% berdasarkan literatur) pada elemen beton pracetak mampu membantu proses penyembuhan retak mikro secara otomatis sehingga meningkatkan durabilitas struktur. Berdasarkan hasil perhitungan RAB, total biaya struktur beton pracetak dengan self-healing concrete sebesar Rp 995.356.818, sedangkan beton pracetak konvensional sebesar Rp 633.503.190, sehingga terjadi kenaikan biaya sebesar Rp 361.853.628 atau sekitar 57%. Meskipun demikian, teknologi ini berpotensi mengurangi biaya perawatan jangka panjang dan mendukung pengembangan fasilitas kampus yang lebih inovatif dan berkelanjutan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jovano Christofel Tatuu, Khara Susilo, Silvesters Larwuy, Amelia Tolali, Marchello Sasauw, Switly Peginusa https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1329 Analisis Struktur Bangunan Hotel dengan Sistem Beton Pracetak Sebagai Konstruksi Cepat untuk Efisiensi Waktu Pelaksanaan Konstruksi 2026-06-11T04:01:19+00:00 Ananda Datunsolang [email protected] Keysia Putri Maria Manampiring [email protected] Zefanya Tirie [email protected] Kezia Kawatak [email protected] Stefani Switly Peginusa [email protected] Trio Pendekar Lonan [email protected] Helen Grace Mantiri [email protected] Steven Richard Kamurahan [email protected] <p><em>Pembangunan Education Hotel 2 lantai di Politeknik Negeri Manado dituntut berjalan cepat agar tidak mengganggu aktivitas akademik. Penelitian ini bertujuan menguji keamanan struktur menggunakan ETABS, serta menghitung perbandingan durasi dan biaya antara metode beton pracetak dan konvensional. Metode yang digunakan meliputi pemodelan struktur sesuai SNI, serta analisis RAB dan Kurva S. Hasil analisis ETABS menunjukkan struktur pracetak aman menahan beban gempa. Dari aspek waktu, metode pracetak unggul dengan total pelaksanaan 19 minggu, atau lebih cepat 6 minggu (hemat 24%) dibanding konvensional (25 minggu). Berdasarkan aspek anggaran, komponen pracetak berhasil memotong biaya material lapangan pada pekerjaan kolom sebesar 47,74%, balok 50,08%, dan pelat lantai 34,51%. Namun, akibat adanya tuntutan biaya tambahan operasional khusus pracetak sebesar Rp537.600.000, total biaya akhir setelah kalkulasi PPN 11% dan O&amp;P 4% menjadi secara konsisten 27,98% lebih mahal daripada metode konvensional. Kesimpulannya, teknologi pracetak sangat direkomendasikan untuk proyek yang mengutamakan kecepatan durasi di area fasilitas kampus, meskipun memerlukan alokasi anggaran yang lebih tinggi.</em></p> <p><em>Pembangunan Education Hotel 2 lantai di Politeknik Negeri Manado dituntut berjalan cepat agar tidak mengganggu aktivitas akademik. Penelitian ini bertujuan menguji keamanan struktur menggunakan ETABS, serta menghitung perbandingan durasi dan biaya antara metode beton pracetak dan konvensional. Metode yang digunakan meliputi pemodelan struktur sesuai SNI, serta analisis RAB dan Kurva S. Hasil analisis ETABS menunjukkan struktur pracetak aman menahan beban gempa. Dari aspek waktu, metode pracetak unggul dengan total pelaksanaan 19 minggu, atau lebih cepat 6 minggu (hemat 24%) dibanding konvensional (25 minggu). Berdasarkan aspek anggaran, komponen pracetak berhasil memotong biaya material lapangan pada pekerjaan kolom sebesar 47,74%, balok 50,08%, dan pelat lantai 34,51%. Namun, akibat adanya tuntutan biaya tambahan operasional khusus pracetak sebesar Rp537.600.000, total biaya akhir setelah kalkulasi PPN 11% dan O&amp;P 4% menjadi secara konsisten 27,98% lebih mahal daripada metode konvensional. Kesimpulannya, teknologi pracetak sangat direkomendasikan untuk proyek yang mengutamakan kecepatan durasi di area fasilitas kampus, meskipun memerlukan alokasi anggaran yang lebih tinggi.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ananda Datunsolang, Keysia Putri Maria Manampiring, Zefanya Tirie, Kezia Kawatak, Stefani Switly Peginusa, Trio Pendekar Lonan, Helen Grace Mantiri, Steven Richard Kamurahan https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1298 Model Sistem Kendali Suhu Otomatis untuk Penyimpanan Pascapanen Buah Tomat Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno 2026-06-08T03:38:34+00:00 Johan Pongoh [email protected] Ronny Katuuk [email protected] Johan Makal [email protected] Ali Akbar Steven Ramschie [email protected] <p><em>Manajemen pascapanen komoditas tomat di negara berkembang menghadapi tantangan signifikan berupa tingginya tingkat kehilangan hasil (postharvest losses) yang mencapai 30–40% akibat keterbatasan fasilitas penyimpanan termal. Padahal, retensi kualitas optimal buah tomat memerlukan stabilitas suhu pada rentang 10–15°C. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memvalidasi secara virtual sistem kendali suhu otomatis berbasis Arduino Uno R3 menggunakan simulator Wokwi sebagai fase pra-implementasi fisik. Sistem ini mengintegrasikan sensor DHT22, modul relai 2-saluran, pendingin termoelektrik Peltier, dan lampu pemanas inframerah, dengan menerapkan algoritma kontrol on/off dua arah (dual-setpoint) serta fitur pengaman fail-safe. Metode penelitian dijalankan melalui tahapan perancangan skematik, penyusunan kode program, dan pengujian performa berbasis tiga skenario lingkungan (normal, panas, dan dingin). Hasil simulasi menunjukkan bahwa logika kendali beroperasi sesuai spesifikasi: kedua aktuator nonaktif pada suhu 13,5°C (zona ideal), modul Peltier aktif pada suhu 18°C, dan lampu pemanas aktif pada suhu 8,5°C. Sensor DHT22 menunjukkan responsivitas yang presisi, dan fitur fail-safe terbukti andal dalam menonaktifkan seluruh aktuator saat sensor terputus. Penelitian ini berhasil menghasilkan model sistem open-source yang siap diimplementasikan pada prototye fisik, di mana fase simulasi telah mengonfirmasi kelayakan algoritma kendali dan sistem keselamatan kerja perangkat</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Johan Pongoh, Ronny Katuuk, Johan Makal, Ali Akbar Steven Ramschie https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1343 Optimasi Potensi Energi Terbarukan di Sulawesi Utara Menggunakan Pendekatan Machine Learning untuk Mendukung Ekosistem Hijau Berkelanjutan 2026-06-13T06:40:25+00:00 Andrea Rian Polii [email protected] Vania Ewvangelina Faisal [email protected] Anritsu Steven Christian Polii [email protected] Tracy Marsela Kereh [email protected] <p><em>Provinsi Sulawesi Utara memiliki kekayaan sumber daya energi baru terbarukan (EBT) yang sangat besar, mencakup potensi energi surya, angin, panas bumi, biomassa, dan energi air. Pengembangan ekosistem hijau di wilayah ini menekankan pada dekarbonisasi sistem energi, efisiensi sumber daya, dan pemanfaatan sumber energi terbarukan setempat yang ramah lingkungan. </em><em>Berdasarkan dokumen Rencana Umum Energi Daerah (RUED), total potensi EBT teoretis di Sulawesi Utara mencapai 8.365 MW, dengan potensi spesifik yang telah teridentifikasi dan siap dioptimalkan sebesar 1.546,09 MW. Meskipun potensi tersebut sangat besar, ketergantungan terhadap energi fosil di wilayah kepulauan masih sangat tinggi</em><em>. Wilayah terpencil seperti Sangihe dan Talaud masih terisolasi dengan durasi operasional listrik yang terbatas, yakni hanya berkisar antara 6 hingga 12 jam per hari </em> <em>d</em><em>engan beberapa wilayah seperti Miangas hanya 6–8 jam</em><em> karena tingginya biaya operasional pembangkit diesel.</em></p> <p><em>Artikel ini mengkaji implementasi Machine Learning (ML) melalui lima model algoritma untuk peramalan beban, prediksi luaran energi, dan deteksi anomali jaringan. Metodologi penelitian menggunakan dataset multi-source sebanyak 342.400 titik data yang bersumber dari data deret waktu (time-series) BMKG dan PLN periode 2016–2025. Hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi rata-rata sistem mencapai 92,3%, dengan model XGBoost mencatatkan performa tertinggi (97,2%) dalam peramalan beban harian. Integrasi teknologi ini menjadi prasyarat mutlak untuk mencapai target bauran EBT 67% pada tahun 2050 sesuai mandat PERDA No. 8 Tahun 2022.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Andrea Rian Polii, Vania Ewvangelina Faisal, Anritsu Steven Christian Polii, Tracy Marsela Kereh https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1327 Evaluasi Sistem Akuntansi Pembelian pada PT Bimola Instant (Studi Kasus Perusahaan Manufaktur Mie Instant) 2026-06-18T07:28:51+00:00 Frisca Cicilia Arvian Hartono [email protected] Gabriela Balino [email protected] Caecillia Maratade [email protected] Marcelina Tania Windy Bastian [email protected] Jerry Sonny Lintong [email protected] <p><em>Sistem akuntansi pembelian merupakan komponen kritis dalam siklus pengeluaran perusahaan manufaktur yang berkaitan langsung dengan kesinambungan produksi dan pengendalian biaya. Kelemahan dalam sistem ini dapat mengekspos perusahaan terhadap risiko overstocking, pembayaran ganda, hingga kecurangan pengadaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem akuntansi pembelian PT Bimola Instant, perusahaan manufaktur mie instant, yang mengelola rantai pasok dengan enam pemasok dan 14 jenis bahan baku. Metode yang digunakan yaitu studi kasus deskriptif-kualitatif dengan sumber data berupa dokumentasi prosedur pembelian, hasil analisis pengendalian internal menggunakan enam dimensi kontrol COSO yang diusulkan. Hasil evaluasi menemukan enam kelemahan utama: absennya kebijakan 'No Requisition, No PO', pemusatan tugas di bagian gudang tanpa QC independen, dokumen tanpa penomoran urut cetak, tidak adanya CCTV dan akses kontrol elektronik, serta pengecekan independen yang bersifat reaktif. Sebelas temuan audit internal mengkonfirmasi bahwa kelemahan bersifat sistemik dan lintas siklus. Penelitian ini merekomendasikan penambahan fungsi QC/QA independen, standarisasi dokumen bernomor urut cetak, penerapan dual-custody pada penerimaan barang, rekonsiliasi mingguan antara catatan gudang dan akuntansi, serta implementasi sistem informasi akuntansi terintegrasi berbasis komputer. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pengendalian internal secara menyeluruh sebagai fondasi tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel pada perusahaan manufaktur skala menengah.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Frisca Cicilia Arvian Hartono, Gabriela Balino, Caecillia Maratade, Marcelina Tania Windy Bastian, Jerry Sonny Lintong https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1333 Implementasi Beton Pracetak pada Gedung Sekolah Berbasis Smart Building dengan Konsep Penggunaan Sensor Terintegrasi Panel Surya untuk Efisiensi Energi Keberlanjutan 2026-06-11T03:57:25+00:00 Bradonly Bertu Lae [email protected] Meylani Salenda [email protected] Imelda Soyawan [email protected] Grasiella Rarung [email protected] Stefani Switly Peginusa [email protected] Tampanatu P. F. Sompie [email protected] Dewi Astuti Baco [email protected] <p><em>Pembangunan gedung sekolah yang efisien dan mandiri energi menjadi tantangan strategis di Indonesia. Penelitian ini mengkaji implementasi beton pracetak terintegrasi sistem smart building berbasis empat sensor yaitu PIR, lux meter, sensor suhu dan kelembaban, serta smart meter yang terhubung ke panel surya fotovoltaik 5 kWp pada gedung sekolah dua lantai di Kota Manado. Metode deskriptif-komparatif digunakan melalui perancangan AutoCAD dan perhitungan RAB berdasarkan SNI 7832:2017 dan AHSP Kota Manado. Hasil menunjukkan total biaya metode pracetak Rp 827.784.000 lebih efisien dibanding konvensional Rp 890.264.000 dengan penghematan 7,01%. Panel surya mampu memproduksi 22,5–27,5 kWh per hari dan menghemat energi listrik 30–40% per tahun dengan payback period 8–10 tahun. Pendekatan ini diproyeksikan menjadi solusi strategis untuk mewujudkan gedung sekolah hemat biaya, efisien energi, dan berkontribusi pada SDGs 4, 7, 11, dan 13.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Bradonly Bertu Lae, Meylani Salenda, Imelda Soyawan, Grasiella Rarung, Stefani Switly Peginusa, Tampanatu P. F. Sompie, Dewi Astuti Baco https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1347 Pemanfaatan Google Drive Dalam Mendukung Pengawasan Data Pelanggan Sambungan Rumah Gratis Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan Bagian SPI PDAM Wanua Wenang Manado 2026-06-11T08:26:04+00:00 Elisabeth Levenia Gracia Sondakh [email protected] Nancy Henrietta Jessamine Mandey [email protected] Mikke Marentek [email protected] Daisy Iriany Erny Sundah [email protected] Jeaneta Josepin Rumerung [email protected] <p><em>Penelitian ini bertujuan menyelidiki penggunaan Google Drive dalam mendukung pengawasan data pelanggan Sambungan Rumah Gratis (SRG) untuk meningkatkan kinerja karyawan di bagian Satuan Pengawasan Internal (SPI) PDAM Wanua Wenang Manado. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observasi selama pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) serta melakukan wawancara untuk memperoleh informasi dari karyawan Satuan Pengawasan Internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Drive merupakan teknologi yang dapat membantu mengatasi masalah efisiensi kerja dalam menyimpan data. Dengan penyimpanan data terpusat, akses mudah dari berbagai perangkat, kolaborasi real-time antar karyawan, dan peningkatan keamanan data, penggunaan Google Drive terbukti memberikan banyak keuntungan. Sebelum penggunaan Google Drive, karyawan SPI mengandalkan WhatsApp untuk pelaporan, Excel lokal untuk penyimpanan data, dan Word untuk dokumentasi foto, yang menyebabkan data tidak terpusat, rentan terhapus, dan rawan kesalahan input. Setelah implementasi Google Drive, proses pengawasan menjadi lebih terorganisir, akurasi data meningkat, dan produktivitas karyawan bertambah secara signifikan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Elisabeth Levenia Gracia Sondakh, Nancy Henrietta Jessamine Mandey, Mikke Marentek, Daisy Iriany Erny Sundah, Jeaneta Josepin Rumerung https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1313 Perancangan dan Simulasi Sistem Kendali Pintu Air PLTA Berbasis PLC Menggunakan CX-Programmer 2026-06-13T07:28:17+00:00 Sarah Getroida Rumondor [email protected] Dewi Maria Paputungan [email protected] Aditya Joshua Jynsie Pinangkaan [email protected] Anggreyni Firjinia Mamesah [email protected] Anthoinete P.Y. Waroh [email protected] Sukandar Sawidin [email protected] <p><em>Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) memerlukan sistem pengendalian pintu air yang aman agar dapat menghindari kerusakan peralatan akibat instruksi motor yang bertentangan. Salah satu cara yang diterapkan adalah penggunaan interlock logika dalam pemrograman diagram ladder di aplikasi CX-Programmer. Penelitian ini ditujukan untuk mensimulasikan sistem pengendalian pintu air dengan penekanan pada penerapan interlock, sehingga motor pembuka dan motor penutup tidak dapat berfungsi secara bersamaan. Metode penelitian mencakup desain ladder diagram menggunakan bit internal (BOOL), penerapan instruksi SET/RESET, dan pengujian simulasi terhadap kondisi aktif bersamaan dari input push button. Simulasi membuktikan bahwa interlock efektif dalam menghindari konflik perintah, menjaga keamanan sistem, dan memastikan bahwa operasi pintu air berjalan sesuai prosedur. Intinya, penerapan interlock yang didasari PLC di CX-Programmer adalah solusi ampuh untuk meningkatkan keandalan sistem pengaturan pintu air, sekaligus menjadi landasan bagi pengembangan sistem kontrol yang lebih rumit dengan integrasi SCADA untuk pemantauan secara real-time</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Sarah Getroida Rumondor, Dewi Maria Paputungan, Aditya Joshua Jynsie Pinangkaan, Anggreyni Firjinia Mamesah, Anthoinete P.Y. Waroh, Sukandar Sawidin https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1331 Analisis Akuntansi UMKM Kuliner Berbasis COSO Sebagai Fondasi Kemitraan Vokasi dan Industri Hijau 2026-06-18T07:45:38+00:00 Elstie Joni [email protected] Ovelya G. Kamudi [email protected] Jessica Y. Tumbal [email protected] Elindi Pontiang [email protected] Michel S. Kumesan [email protected] Jesen Paparang [email protected] <p><em><span style="font-weight: 400;">Transisi menuju ekosistem bisnis hijau yang berkelanjutan menuntut keterlibatan aktif dari institusi pendidikan vokasi sebagai mitra strategis industri. Studi ini didasari pada kemitraan vokasi-industri yang efektif harus dibangun di atas fondasi tata kelola keuangan yang sehat pada level entitas mikro. Dengan menggunakan kerangka COSO sebagai instrumen analisis, penelitian ini menganalisis kesenjangan kapasitas akuntansi dan kelemahan pengendalian internal pada empat UMKM sebagai representasi pelaku industri lokal dalam ekosistem tersebut. Desain penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus komparatif, data primer dihimpun melalui wawancara terstruktur yang mencakup dimensi pelaporan keuangan dan lima komponen pengendalian internal COSO. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan kapasitas akuntansi yang signifikan yaitu hanya satu UMKM yang menerapkan sistem pencatatan mendekati standar SAK EMKM, sementara entitas lain menghadapi defisiensi material berupa ketiadaan audit trail, pencatatan biaya yang tidak lengkap, dan absennya pemisahan tugas. Kesimpulam bahwa institusi vokasi khususnya Politeknik Negeri Manado dapat memainkan peran kemitraan yang strategis melalui program pendampingan akuntansi hijau yang disesuaikan yang mendorong UMKM menuju praktik bisnis yang transparan, akuntabel, dan berwawasan lingkungan.</span></em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Elstie Joni, Ovelya G. Kamudi, Jessica Y. Tumbal, Elindi Pontiang, Michel S. Kumesan, Jesen Paparang https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1335 Implementasi Konsep Green Construction Pada Sistem RISHA Melalui Penggunaan Beton Pracetak Fly Ash Dan Analisis RAB Berbasis Studi Literatur 2026-06-11T03:50:58+00:00 Inditry Vebiola Durandt [email protected] Dea Pontolondo [email protected] Margaretha Keren Montolalu [email protected] Fadil Lapasau [email protected] Vicky Alexander Assa [email protected] Tampanatu Sompie [email protected] Syanne Pangemanan [email protected] <p><em>Sektor konstruksi merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar akibat tingginya penggunaan semen Portland pada beton konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan konsep green construction pada sistem Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) melalui penggunaan beton pracetak berbasis fly ash serta mengevaluasi efisiensi biaya dan waktu pelaksanaannya. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui pengumpulan data sekunder, perencanaan gambar kerja menggunakan AutoCAD, pemodelan struktur dengan SketchUp, serta analisis Rencana Anggaran Biaya (RAB). Variasi substitusi fly ash yang ditinjau yaitu 15%, 25%, dan 35% terhadap berat semen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi fly ash 25% merupakan komposisi optimal dengan kuat tekan beton 32,6 MPa pada umur 56 hari, reduksi emisi CO<sub>2</sub> sekitar 25%, serta peningkatan durabilitas beton. Dari aspek ekonomi, metode RISHA fly ash 25% menghasilkan biaya struktur sebesar Rp36.806.549 atau lebih hemat dibanding RISHA normal dan metode konvensional. Selain itu, waktu pelaksanaan konstruksi menjadi lebih cepat hingga sekitar 70%. Dengan demikian, penerapan beton pracetak fly ash pada sistem RISHA dinilai efektif dalam mendukung pembangunan yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Inditry Vebiola Durandt, Dea Pontolondo, Margaretha Keren Montolalu, Fadil Lapasau, Vicky Alexander Assa, Tampanatu Sompie, Syanne Pangemanan https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1352 Analisis Utilitas Sistem Gray Water pada Bangunan Aula Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) (Studi Kasus: Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara) 2026-06-11T08:31:42+00:00 Sostenes Bambang Wangke [email protected] Olivia Moningka [email protected] Merryany Bawole [email protected] <p><em>Bangunan aula sebagai gedung pertemuan publik berkapasitas besar menghasilkan konsumsi air bersih yang signifikan setiap harinya. Salah satu strategi efisiensi yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan kembali gray water, yaitu air bekas pakai dari wastafel, floor drain, dan kondensasi sistem pendingin udara (AC), yang memiliki tingkat pencemaran relatif rendah dibandingkan air kotor (black water). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis utilitas sistem gray water pada bangunan aula berkapasitas 500 orang berdasarkan gambar kerja, menghitung volume gray water yang dihasilkan, merancang skema sistem pengolahan dan distribusi, serta mengevaluasi efisiensi penghematan air bersih yang dapat dicapai. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif dengan pendekatan analisis teknis mengacu pada SNI 8153:2015, SNI 03-7065-2005, serta Permen PUPR No. 02/PRT/M/2014 dan No. 21/PRT/M/2021. Hasil analisis menunjukkan bahwa total kebutuhan air bersih bangunan aula adalah 14.850 L/hari. Volume gray water yang dapat dikumpulkan berkisar antara 320–530 L/hari dengan nilai desain 425 L/hari. Total kebutuhan pemanfaatan gray water sebesar 326 L/hari sehingga terdapat surplus sebesar 99 L/hari. Implementasi sistem gray water dapat menghemat konsumsi air bersih sebesar 4,01% dari total kebutuhan harian, setara dengan 178,8 m3/tahun, dengan estimasi nilai ekonomi Rp 7.800.000–10.500.000/tahun. Sistem gray water ini layak diterapkan secara teknis dan berkontribusi pada pencapaian standar bangunan gedung hijau sesuai Permen PUPR No. 21/PRT/M/2021.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Sostenes Bambang Wangke, Olivia Moningka, Merryany Bawole https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1328 Analisis Pengendalian Intern Penjualan Kredit dan Penerimaan Kas pada PT Bimola Instant 2026-06-18T07:38:53+00:00 Adelia Debora Yeti Pangkey [email protected] Sweetie M. Mahaling [email protected] Fenya A. Laira [email protected] Nurilia D. N. Tinengke [email protected] Marcia S. Kantohe [email protected] Jerry Sonny Lintong [email protected] <p><em>Pengendalian intern yang lemah pada siklus penjualan kredit dan penerimaan kas merupakan salah satu penyebab utama kerugian finansial pada perusahaan manufaktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengendalian intern siklus penjualan kredit dan penerimaan kas PT Bimola Instant, perusahaan manufaktur mie instant, menggunakan kerangka enam komponen aktivitas pengendalian COSO. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, bersumber dari prosedur operasional standar dan laporan 11 temuan internal auditor. Hasil penelitian menemukan enam kelemahan kritis: pencatatan pesanan belum terintegrasi digital; penagih memegang kas sebelum ke kasir sehingga membuka “risiko lapping”; invoice bernomor ganda; keterlambatan setoran cek; selisih kas Rp5.000.000 yang tidak dapat diverifikasi; serta tidak adanya audit internal independen. Kelemahan tersebut mengakibatkan piutang tak tertagih meningkat tiga tahun berturut-turut sebesar 3% dari penjualan bersih dan ditemukannya karyawan fiktif dalam daftar gaji. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan sistem pengendalian intern melalui implementasi ERP terintegrasi, kebijakan “zero cash collection” dan pembentukan unit audit internal independen menjadi kebutuhan mendesak bagi keberlanjutan dan keandalan pelaporan keuangan perusahaan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Adelia Debora Yeti Pangkey, Sweetie M. Mahaling, Fenya A. Laira, Nurilia D. N. Tinengke, Marcia S. Kantohe, Jerry Sonny Lintong https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1318 Model “Stay & Grow” dalam Pengembangan Homestay Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Desa Budo 2026-06-13T06:45:57+00:00 Alvarianti Maya Natasya Mamile [email protected] Ega Pitra [email protected] Deki Andarias [email protected] <p><em>Pariwisata berbasis komunitas menjadi strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Desa Budo memiliki potensi wisata bahari, budaya lokal, dan ekowisata mangrove yang cukup berkembang, namun pengelolaan homestay masyarakat masih menghadapi berbagai kendala seperti kualitas pelayanan yang belum sesuai standar, keterbatasan promosi digital, dan belum adanya model pengelolaan homestay yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting homestay dan potensi wisata Desa Budo, mengidentifikasi kendala pengelolaan homestay berbasis masyarakat, serta merancang model pengembangan homestay berbasis komunitas “Stay &amp; Grow”. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan pendekatan eksploratori. Data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap masyarakat, pengelola homestay, serta pemerintah desa. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner untuk mengukur tingkat kesiapan masyarakat, kualitas layanan, dan persepsi dampak ekonomi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, SWOT, dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homestay di Desa Budo memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan desa wisata berbasis masyarakat, didukung oleh keberadaan wisata mangrove, wisata bahari, dan budaya lokal. Namun, kendala utama yang dihadapi pengelola adalah keterbatasan modal pengembangan fasilitas (89%), kurangnya promosi dan pemasaran (95%), serta fluktuasi jumlah wisatawan (74%). Analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan utama Desa Budo terletak pada potensi wisata pesisir dan keterlibatan masyarakat, sementara kelemahan utamanya adalah rendahnya pemanfaatan teknologi digital dan belum adanya standar pelayanan yang seragam. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian menghasilkan model “Stay &amp; Grow” yang mengintegrasikan peningkatan kualitas pelayanan, pemberdayaan masyarakat, sistem reservasi digital, dan pengembangan paket wisata berbasis potensi lokal. Model ini dinilai mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan homestay serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Budo.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Alvarianti Maya Natasya Mamile, Ega Pitra, Deki Andarias https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1281 Perancangan Konsep Modul Penuntun Praktikum pada Alat Uji Kompetensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop System 2026-05-23T17:24:46+00:00 Stieven Netanel Rumokoy [email protected] Adriyan Warokka [email protected] I Gede Para Atmaja [email protected] Adelaida Joroh [email protected] Arief P. Kumaat [email protected] Christopel H. Simanjuntak [email protected] <p><em>Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bagian dari transisi energi terbarukan menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, khususnya dalam aspek instalasi, operasi, dan pemeliharaan sistem. Namun, proses pembelajaran di pendidikan vokasi masih menghadapi keterbatasan dalam penyediaan modul penuntun praktikum yang terstruktur dan selaras dengan kebutuhan uji kompetensi. Kondisi ini menyebabkan belum optimalnya pencapaian keterampilan praktis peserta didik sesuai standar industri. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konsep modul penuntun praktikum pada alat uji kompetensi PLTS yang sistematis, aplikatif, dan berbasis kebutuhan industri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan tahapan analisis kebutuhan, studi literatur, serta perancangan konseptual modul. Analisis kebutuhan dilakukan melalui identifikasi kompetensi utama yang harus dikuasai, meliputi instalasi sistem PLTS, pengujian kinerja, troubleshooting, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hasil analisis kemudian digunakan sebagai dasar dalam menyusun struktur dan isi modul praktikum yang terintegrasi dengan alat uji kompetensi. Berdasarkan hasil perancangan, topik-topik pembahasan dalam modul penuntun praktikum disusun secara bertahap dari aspek dasar hingga lanjutan, meliputi: (1) pengukuran karakteristik panel surya, yang mencakup identifikasi parameter listrik seperti tegangan, arus, dan daya; (2) instalasi panel surya pada blok instalasi atap, sebagai representasi pemasangan modul secara mekanik; (3) instalasi sistem PLTS tipe on-grid, yang mencakup integrasi dengan jaringan listrik; (4) instalasi sistem PLTS tipe off-grid, termasuk konfigurasi sistem dengan baterai; (5) pengoperasian sistem PLTS on-grid dan off-grid untuk memahami aliran daya dan performa sistem; (6) pemeliharaan sistem PLTS, yang mencakup pemeriksaan komponen, pengujian kinerja, dan identifikasi gangguan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Stieven Netanel Rumokoy, Adriyan Warokka, I Gede Para Atmaja, Adelaida Joroh, Arief P. Kumaat, Christopel H. Simanjuntak https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1282 Rancangan Konsep Laboratorium PLTS dengan konsep Teaching Factory 2026-06-13T06:52:42+00:00 Ventje M. A. Lumentut [email protected] Stieven Netanel Rumokoy [email protected] Maureen Langie [email protected] Adriyan Warokka [email protected] I Gede Para Atmaja [email protected] Christopel H. Simanjuntak [email protected] <p><em>Pengembangan laboratorium Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis Teaching Factory (TeFa) menjadi kebutuhan penting dalam pendidikan vokasi untuk menjawab tuntutan kompetensi industri energi terbarukan. Fasilitas laboratorium yang masih bersifat konvensional dan belum terintegrasi dengan kondisi kerja nyata menyebabkan keterbatasan pengalaman praktis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konsep laboratorium PLTS berbasis Teaching Factory yang mampu mengintegrasikan pembelajaran, praktik, dan produksi dalam satu sistem yang terpadu. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif melalui tahapan analisis kebutuhan, studi literatur, perancangan konseptual, serta validasi desain. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengidentifikasi kompetensi utama yang dibutuhkan industri, meliputi instalasi, operasi, maintenance, dan troubleshooting, serta soft skills seperti keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kerja tim, dan dokumentasi teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek dengan alur kerja perencanaan, instalasi, pengujian, dan evaluasi mampu mendukung penerapan learning by doing serta menghasilkan produk nyata. Rancangan fasilitas laboratorium mencakup infrastruktur fisik, peralatan utama, sistem pendukung berbasis teknologi, fasilitas pembelajaran, dan aspek K3 yang terintegrasi.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ventje M. A. Lumentut, Stieven Netanel Rumokoy, Maureen Langie, Adriyan Warokka, I Gede Para Atmaja, Christopel H. Simanjuntak https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1290 Peran Life Cycle Cost dalam Perencanaan Pemeliharaan Bangunan Gedung: Tinjauan Literatur 2026-06-19T02:56:58+00:00 Kalsum Rifana Suhani [email protected] Geertje Efraty Kandiyoh [email protected] <p><em>Perencanaan pemeliharaan bangunan gedung yang tidak optimal dapat menimbulkan pembengkakan biaya, penurunan kinerja bangunan serta gangguan terhadap layanan bangunan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pendekatan Life Cycle Cost (LCC) direkomendasikan sebagai solusi yang terbukti efektif dalam pengambilan keputusan terkait perencanaan pemeliharaan terutama dalam menentukan biaya yang paling optimal. Namun demikian, masih diperlukan kajian untuk mengidentifikasi hubungan antara pendekatan LCC dengan perencanaan pemeliharaan bangunan gedung. Oleh karena itu, penelitian ini disusun dengan tujuan menyajikan hasik tinjauan literatur sistematis secara naratif mengenai LCC dengan fokus pada perencanaan pemeliharaan bangunan gedung. Tinjauan sistematis terhadap artikel dilakukan melalui penelusuran basis data seperti Scopus, ScienceDirect dan GoogleScholar yang mencakup tahun publikasi yaitu 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LCC berperan penting dalam perencanaan bangunan gedung. Penerapan LCC dalam perencanaan pemeliharaan bangunan gedung tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya, tetapi juga meningkatkan keberlanjutan dan keandalan fungsi bangunan dalam jangka panjang.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Kalsum Rifana Suhani, Geertje Efraty Kandiyoh https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1294 Inovasi Cemilan Biji-Biji Ber-Bahan Dasar Ubi Ungu untuk Diet Sebagai Souvenir Khas Manado 2026-06-18T07:17:00+00:00 Merryany Theovanny Bawole [email protected] Pearl L. Wenas [email protected] Telly H.I. Kondoj [email protected] Dianne O. Rondonuwu [email protected] Christoffer D. Natos [email protected] Benny Irwan Towoliu [email protected] <p><em>Rata-rata souvenir kue saat ini yang diperjual-belikan untuk wisatawan local mapun international sangat kadang mengusung tema kesehatan atau wellness padahal konsep wellness tourism atau pariwisata kesehatan memiliki ceruk pasar yang spesifik, membuat wisatawan loyal apalagi wisatawan yang mengedepankan gaya hidup sehat. Di kota Manado sangat bahkan hampir tidak bisa ditemui produk local souvenir kuliner - cemilan yang mengusung tema gaya hidup sehat. Ubi jalar ungu Ipomoea batatas atau bagi orang Manado disebut batata ungu adalah tanaman yang bermanfaat untuk kesehatan. Dengan menggunakan deskriptif eksperimental peneliti, akan membuat cemilan dengan bahan dasar Ubi Ungu. Hasilnya menunjukkan bahwa warna dan rasa berbeda terlihat dari hasil wawancara terhadap lima orang informan (buyer repeater). Kedepan produk ini dikembangkan dengan memperluas melalui jaringan UMKM penjual souvenir di Kota Manado.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Merryany Theovanny Bawole, Pearl L. Wenas, Telly H.I. Kondoj, Dianne O. Rondonuwu, Christoffer D. Natos, Benny Irwan Towoliu https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1340 Analisis Dinding Precast Berbasis Limbah Plastik Sebagai Subtitusi Agregat Kasar Dan Implementasinya Pada Bangunan Berdasarkan Studi Literatur 2026-06-11T03:48:37+00:00 Julia Estefin Ella [email protected] Donna Kantohe [email protected] Stefani Switly Peginusa [email protected] Helen Grace Mantiri [email protected] Seska Nicolaas [email protected] Fery Sondakh [email protected] <p><em>Krisis kapasitas TPA Sumompo di Kota Manado yang telah melampaui daya tampung, dengan limbah plastik menyumbang sekitar 20,03% dari total timbulan, mendorong perlunya konversi nilai limbah melalui rekayasa material. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan limbah plastik Low Density Polyethylene (LDPE) sebagai substitusi agregat kasar pada panel dinding precast nonstruktural untuk bangunan rumah tinggal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan library research, yakni menelaah dan membandingkan secara sistematis data teknis penelitian terdahulu mencakup rasio campuran, kuat tekan, dan berat jenis, kemudian menyusun Rencana Anggaran Biaya perbandingan serta perancangan dimensi panel menggunakan perangkat lunak AutoCAD. Hasil analisis menunjukkan bahwa substitusi LDPE sebesar 30% menghasilkan berat jenis 1.428 kg/m³, jauh lebih ringan dibanding panel konvensional sebesar 2.200 kg/m³, dengan mutu rencana 7,38 MPa. Reduksi bobot ini berdampak pada efisiensi biaya transportasi dan pemasangan sehingga menghasilkan penghematan biaya sebesar 41,891% dibandingkan panel konvensional. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan limbah plastik LDPE pada dinding precast tidak hanya menawarkan solusi material konstruksi yang lebih ringan dan ekonomis, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pengurangan limbah dan pembangunan berkelanjutan di Kota Manado.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Julia Estefin Ella, Donna Kantohe, Stefani Switly Peginusa, Helen Grace Mantiri, Seska Nicolaas, Fery Sondakh https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1344 Kompensasi Non-Finansial berbasis Kearifan Lokal untuk Menekan Angka Turnover Intentions Pekerja UMKM di Manado 2026-06-11T04:38:42+00:00 Friska Jutresia Papia [email protected] Alfian R Poluan [email protected] Arifmanuel Kolondam [email protected] Fresi Beatrix Lendo [email protected] Kevin K Pangemanan [email protected] <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka turnover intentions pekerja UMKM di Kota Manado akibat keterbatasan kemampuan finansial usaha kecil dalam memberikan upah tinggi. Guna mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengeksplorasi potensi kompensasi non-finansial dengan mengintegrasikan nilai sosio-kultural lokal sebagai solusi alternatif yang efisien bagi pelaku usaha. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan yang terdiri atas pemilik dan pekerja UMKM, lalu diuji keabsahannya menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian berhasil memformulasi Model 3B-M (Baku-Sayang, Baku-Bantu, Baku-Hargai lewat Mentoring Mapalus). Temuan menunjukkan bahwa internalisasi falsafah Sitou Timou Tumou Tou dalam bentuk pengakuan martabat, dikombinasikan dengan fleksibilitas kerja berbasis gotong royong (Mapalus), mampu membangun keterikatan emosional pekerja yang kuat. Pendekatan kultural yang humanis ini terbukti efektif meredam keinginan karyawan untuk berpindah kerja tanpa membebani arus kas operasional perusahaan. Pentingnya hasil penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam menyediakan cetak biru manajemen SDM taktis berbasis kearifan lokal. Model ini menjadi panduan praktis bagi pelaku UMKM untuk menjaga stabilitas operasional, mengunci loyalitas karyawan, serta mendorong keberlanjutan ekonomi daerah jangka panjang.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Friska Jutresia Papia, Alfian R Poluan, Arifmanuel Kolondam, Fresi Bearix Lendo, Kevin K Pangemanan https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1362 Rancang Bangun dan Uji Kinerja Modul Trainer Elevator Tiga Lantai Berbasis PLC Omron untuk Praktikum Kendali Otomatis 2026-06-13T07:29:54+00:00 Sukandar Sawidin [email protected] Yoice Putung [email protected] Maruto Swatara Loegimin [email protected] <p><em>Teknologi Programmable Logic Controller (PLC) sangat penting dalam dunia industri, namun ketersediaan media pembelajaran praktis yang representatif masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul pelatih lift tiga lantai berbasis PLC sebagai media pembelajaran untuk pengendalian otomatis. Modul pelatih ini dirancang menggunakan PLC Omron CP1E-N30, motor DC, limit switch, tombol tekan, dan lampu indikator. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Sistem kendali diprogram menggunakan bahasa diagram tangga dengan perangkat lunak CX-Programmer. Pengujian dilakukan dengan variasi beban 0–4 kg untuk mengukur waktu tempuh antar lantai dan konsumsi arus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu rata-rata yang dibutuhkan dari lantai 1 ke 2 adalah 19–22 detik, dari lantai 2 ke 3 adalah 19–22 detik, dan dari lantai 1 ke 3 adalah 38–44 detik. Arus maksimum saat naik dengan beban 4 kg adalah 0,41 A, sedangkan arus saat turun tanpa beban adalah 0,07 A. Manfaat utama alat peraga ini adalah fleksibilitas program ladder yang dapat dimodifikasi langsung oleh mahasiswa serta interaksi fisik antara sinyal masukan dan aktuator. Hal ini memberikan pengalaman eksperimental yang lebih mendalam dan kontekstual dibandingkan dengan pembelajaran berbasis simulasi virtual saja. Fungsi-fungsi sistem bekerja sesuai dengan desain dengan tingkat keandalan yang baik. Alat pelatihan ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam memahami logika kontrol PLC pada sistem elevator.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Sukandar Sawidin, Yoice Putung, Maruto Swatara Loegimin https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1302 Analisis Konseptual Smart Energy Management System Terintegrasi Artificial Intelligence untuk Mendukung Ekosistem Hijau Berkelanjutan 2026-06-11T04:20:22+00:00 Oldi Malfri Lambonan [email protected] Sintia Nurani Korompis [email protected] Bervie Fransel Rondonuwu [email protected] <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan pengelolaan energi yang efisien, cerdas, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Smart Energy Management System terintegrasi Artificial Intelligence dipandang sebagai pendekatan potensial untuk mendukung efisiensi penggunaan energi, pengurangan pemborosan, serta penguatan ekosistem hijau berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual integrasi sistem manajemen energi cerdas dengan Artificial Intelligence dalam mendukung pengelolaan energi berbasis data. Metode yang digunakan adalah studi literatur konseptual melalui penelusuran, analisis, dan sintesis konsep fisika energi, efisiensi energi, smart energy system, Artificial Intelligence, dan keberlanjutan lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Artificial Intelligence dalam SEMS berperan dalam prediksi konsumsi energi, deteksi pemborosan, klasifikasi pola penggunaan, dan rekomendasi efisiensi. Hasil utama penelitian berupa arsitektur konseptual SEMS-AI yang mencakup input data energi, akuisisi data, database, pra-pemrosesan, modul AI, dashboard monitoring, rekomendasi efisiensi, estimasi dampak lingkungan, dan umpan balik keputusan. Model ini penting sebagai dasar pengembangan sistem energi cerdas untuk mendukung efisiensi energi, pengambilan keputusan berbasis data, dan ekosistem hijau berkelanjutan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Oldi Malfri Lambonan, Sintia Nurani Korompis, Bervie Fransel Rondonuwu https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1358 Analisis Utilitas Pemanfaatan Air Hujan (Rainwater Harvesting) pada Bangunan Gedung Gereja Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2026-06-12T03:02:43+00:00 Marselino Danel [email protected] Ahmad Abas [email protected] Sudenroy Mentang [email protected] Franky Tombokan [email protected] <p><em>Bangunan ibadah seperti gedung gereja memiliki karakteristik fluktuasi pola konsumsi air yang sangat spesifik, di mana puncak beban pemakaian terjadi pada akhir pekan atau hari raya keagamaan. Wilayah Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dikenal memiliki potensi curah hujan tahunan yang sangat tinggi, namun limpasan air hujan dari atap gedung gereja belum dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem utilitas pemanenan air hujan (rainwater harvesting) yang terintegrasi pada bangunan gedung gereja guna mengoptimalkan penggunaan air non-potabel dan mendukung konsep infrastruktur hijau berkelanjutan. Metode yang digunakan bersifat deskriptif-kuantitatif dengan pendekatan perhitungan teknis mengacu pada SNI 6725.1:2015, SNI 8153:2015, dan SNI 8456:2017. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem dapat menghasilkan volume air hujan rata-rata jauh melebihi kebutuhan harian sebesar 1.000 liter/hari dengan dimensi Ground Water Tank (GWT) 2 m × 1 m × 2 m dan Roof Tank berkapasitas minimal 300 liter. Sistem filtrasi bertingkat menggunakan pasir silika, karbon aktif, dan kerikil terbukti efektif memurnikan kualitas fisik air hujan untuk kebutuhan non-potabel. Kesimpulannya, sistem pemanenan air hujan pada gedung gereja sangat layak diterapkan sebagai solusi konservasi air dan pengurangan beban drainase kawasan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Marselino Danel, Ahmad Abas, Sudenroy Mentang, Franky Tombokan https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1303 Pengembangan Website Data Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado 2026-06-11T04:13:54+00:00 Joiritske Hendriane Budiman [email protected] Christiany Lomboan [email protected] Adinda Makaghana [email protected] Marike Kondoj [email protected] Billy Waworuntu [email protected] Yoice Putung [email protected] <p><em>Persebaran asal mahasiswa merupakan informasi strategis bagi perguruan tinggi dalam menyusun kebijakan promosi dan penerimaan mahasiswa baru, namun pada banyak institusi data tersebut masih disajikan dalam bentuk tabel sehingga sulit dibaca secara keruangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi geografis (SIG) berbasis web untuk memvisualisasikan dan menganalisis persebaran mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado. Sistem dibangun menggunakan arsitektur Single Page Application berbasis React.js dengan pustaka pemetaan Leaflet, memanfaatkan data batas administrasi GADM versi 4.1 untuk menghasilkan peta choropleth pada tingkat kabupaten/kota, dan di-deploy melalui platform Vercel. Pengembangan dilakukan dengan metode Prototype. Data yang diolah berjumlah 742 record mahasiswa angkatan 2021 hingga 2025 yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Sistem menyediakan tiga modul utama, yaitu dashboard ringkasan, pemetaan choropleth interaktif dengan filter dinamis, serta analisis wilayah yang dilengkapi rekomendasi prioritas promosi. Hasil pengujian menunjukkan seluruh 742 data berhasil dipetakan ke 15 wilayah dengan tingkat keberhasilan 100%, seluruh 52 skenario pengujian black-box berjalan tanpa kegagalan, dan halaman termuat dalam waktu kurang dari dua detik. Sistem terbukti membantu pihak jurusan dalam membaca pola sebaran mahasiswa dan menentukan strategi promosi yang lebih tepat sasaran.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Joiritske Hendriane Budiman, Christiany Lomboan, Adinda Makaghana, Marike Kondoj, Billy Waworuntu, Yoice Putung https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1348 Analisis Konsep Perencanaan Utilitas Pencahayaan Lampu pada Bangunan Aula Singkil Kota Manado 2026-06-11T08:27:49+00:00 Inditry Vebiola Durandt [email protected] Olivia Moningka [email protected] Debby Sendow [email protected] <p><em>Sistem pencahayaan yang efisien sangat krusial untuk menunjang kenyamanan visual, keselamatan, dan konservasi energi pada bangunan gedung. Penelitian ini membahas konsep perencanaan instalasi pencahayaan buatan pada Aula Serbaguna 2 Lantai dengan level basement di Singkil, Kota Manado. Menggunakan metode deskriptif analisis kuantitatif berdasar acuan SNI 03-6197-2000 dan SNI 03-6575-2001, studi ini bertujuan menghitung kuantitas armature, menentukan jenis luminair, serta mengevaluasi densitas daya rencana. Hasil analisis menunjukkan total terdapat 53 unit lampu yang tersebar di area basement (17 unit), lantai 1 (17 unit), dan lantai 2 (19 unit). Jenis lampu yang diimplementasikan meliputi Tubular Lamp (TL) 36W untuk area parkir dan aula utama, LED Downlight 10W untuk area servis (toilet, gudang, tangga, teras, kafe, dapur), serta LED Garden Spotlight 10W untuk lansekap luar ruang. Akumulasi kebutuhan beban daya listrik keseluruhan gedung adalah sebesar 1.232 Watt (1,232 kW). Evaluasi teknis membuktikan nilai densitas daya rencana pada setiap ruangan berkisar antara 0,39 W/m² hingga 4,44 W/m², di mana seluruh ruangan berada di bawah ambang batas maksimum baku mutu SNI 03-6197-2000.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Inditry Vebiola Durandt, Olivia Moningka, Debby Sendow https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1354 Analisis Utilitas Air Bersih dan Pemanenan Air Hujan pada Vila di Tondano 2026-06-11T08:29:11+00:00 Christalia Trifosa Mangundap [email protected] Olivia Moningka [email protected] Novriana Amelia Pangemanan [email protected] <p><em>Karya tulis ilmiah ini menganalisis sistem utilitas air bersih pada rumah tinggal di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, yang dihuni oleh 8 orang dengan luas atap 107,61 m². Analisis mencakup perhitungan kebutuhan air harian, potensi pemanenan air hujan, kapasitas tangki penampungan, dan skema distribusi air bersih berdasarkan SNI 6725.1:2015, SNI 2415:2016, dan SNI 7065:2005. Kebutuhan air bersih harian (Qd) dihitung sebesar 1.000 liter/hari. Potensi pemanenan air hujan berkisar antara 1,28 m³ hingga 23,32 m³ per bulan. Ground Water Tank (GWT) dirancang berkapasitas 5 m³ untuk memenuhi 30% kebutuhan non-potable (300 liter/hari), sementara PDAM disalurkan melalui filter dan dipompa ke roof tank 500 liter untuk memenuhi 70% kebutuhan potable. </em></p> 2026-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Christalia Trifosa Mangundap, Olivia Moningka, Novriana Amelia Pangemanan https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1341 Evaluasi Kerentanan Gedung Asrama dengan Metode RVS FEMA 154: Studi Dampak Degradasi Material Atap Baja Akibat Paparan Kelembaban dan Sulfur Tinggi 2026-06-11T03:49:54+00:00 Citra PryscillIa Sinaulan [email protected] <p><em>Gedung asrama merupakan fasilitas hunian dengan kepadatan penghuni tinggi yang menuntut tingkat keamanan struktural yang memadai. Penelitian ini mengevaluasi tingkat kerentanan seismik gedung asrama A ­menggunakan metode Rapid Visual Screening (RVS) sesuai panduan FEMA 154 Edisi 3, dengan fokus khusus pada dampak degradasi material rangka atap baja akibat lingkungan yang lembab dan memiliki kandungan sulfur tinggi. Kondisi lingkungan agresif ini menyebabkan korosi parah pada elemen baja, yang berpotensi mengurangi kekakuan, kapasitas dukung, dan integritas sambungan struktur atap. Metode penelitian meliputi inspeksi visual terstruktur, pemetaan tingkat korosi, dan perhitungan skor RVS dengan menerapkan Score Modifiers untuk mengakomodasi penurunan kinerja material. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa skor dasar (Base Score) gedung mengalami penurunan signifikan setelah faktor modifikasi akibat degradasi material diperhitungkan. Skor akhir yang berada di bawah nilai ambang batas (cut-off score) mengindikasikan bahwa gedung tersebut memiliki kerentanan seismik tinggi dan memerlukan evaluasi detail (detailed evaluation) serta tindakan mitigasi segera, seperti perkuatan atau penggantian elemen rangka atap yang terkorosi. Studi ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan faktor degradasi lingkungan non-seismik ke dalam protokol penilaian kerentanan seismik standar.</em></p> 2026-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Citra PryscillIa Sinaulan https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1293 Analisis Biaya Siklus Hidup dan Penentuan Umur Ekonomis Bangunan Rumah Sakit Menggunakan Metode Cost Breakdown Structure Terintegrasi 2026-06-11T04:12:54+00:00 Mikha Sefanya Runtuwene [email protected] Geertje E. Kandiyoh [email protected] <p><em>Rumah sakit sebagai bangunan vital menuntut keandalan tinggi dan biaya pengelolaan besar selama masa pakai, namun perencanaan seringkali hanya berfokus pada biaya awal tanpa analisis jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya siklus hidup dan menentukan umur ekonomis bangunan menggunakan metode Cost Breakdown Structure terintegrasi. Pendekatan ini membedah komponen struktur, arsitektur, mekanikal, dan elektrikal sebagai satu kesatuan yang saling mempengaruhi, disesuaikan dengan standar nasional dan regulasi kesehatan. Hasil menunjukkan aspek mekanikal dan elektrikal menjadi penyumbang biaya terbesar, sedangkan aspek struktural menentukan umur fisik bangunan. Diperoleh umur ekonomis bangunan mencapai 35 tahun, saat biaya rata-rata tahunan mencapai titik paling efisien. Hasil ini membuktikan bahwa pendekatan terintegrasi memberikan perhitungan lebih akurat dan nyata, sangat berguna bagi pengelola fasilitas dalam perencanaan anggaran dan pengambilan keputusan investasi aset yang berkelanjutan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Mikha Sefanya Runtuwene, Geertje E. Kandiyoh https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1315 Analisa Sinkronisasi Trafo Tegangan Menengah 20 KV/400 V Hubungan Sejajar 2026-06-13T06:47:13+00:00 Nathaniel Lumalan Bijang [email protected] Ottopianus Mellolo [email protected] Toban Pairunan [email protected] Yonatan Parassa [email protected] Elieser Rongre [email protected] Jusuf Luther Mappadang [email protected] <p><em>Salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas penyaluran daya listrik adalah dengan melakukan operasi pensejajaran atau paralel transformator, operasi paralel transformator adalah penambahan kapasitas daya listrik dengan menggandengkan transformator distribusi eksisting dengan transformator distribusi yang baru secara paralel agar mendapatkan kapasitas trafo yang lebih besar dengan tegangan yang tetap sama dengan tegangan sebelum proses pensejajaran trafo. . Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan metode campuran antara pendekatan kualitatif deskriptif dan metode pendekatan kuantitatif deskriptif untuk menganalisis sinkronisasi trafo tegangan menengah 20 KV / 400 V hubungan sejajar yang diterapkan dalam sistem jaringan distribusi tegangan menengah . Beberapa parameter yang menjadi acuan sebelum pemasangan trafo secara sejajar antara lain ; Tegangan , Frekuensi dan Rasio Tegangan harus sama, Urutan Fasa dan Polaritas trafo yang akan disejajarkan harus sama, Posisi Tap Changer setiap trafo harus sama , Impedansi trafo yang disejajarkan harus sama , Vektor group trafo harus sama, Kapasitas trafo tidak harus sama . Dalam memparalelkan trafo rasio kapasitas maksimum (rating daya kVA) yang disarankan secara internasional adalah maksimum 2:1 , artinya trafo terbesar tidak boleh memiliki kapasitas lebih dari 2 kali lipat trafo terkecil agar pembagian beban seimbang dan trafo kapasitas kecil tidak mengalami kelebihan beban.</em></p> 2026-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Nathaniel Lumalan Bijang, Ottopianus Mellolo, Toban Pairunan, Yonatan Parassa, Elieser Rongre, Jusuf Luther Mappadang https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1360 Evaluasi Operasional dan Efisiensi Anggaran SPPG Bengkol Berbasis Perbagi Nomor 9 Tahun 2025 2026-06-18T07:52:09+00:00 Theofani Masengi [email protected] Chelsea Liana Pandelaki [email protected] <p><em>Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas operasional SPPG Bengkol dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya pada pengelolaan persediaan bahan baku dan pengendalian biaya operasional berdasarkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Gizi Nasional Nomor 9 Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan informan kunci yang terlibat dalam operasional SPPG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPPG Bengkol telah menerapkan beberapa praktik pengendalian, seperti pembatasan kas kecil harian, penggunaan nota sebagai bukti transaksi, verifikasi purchase order oleh akuntan, penyusunan menu dan anggaran mingguan, evaluasi pemasok melalui mekanisme retur atau potong nota, serta koordinasi dengan sekolah dan Badan Gizi Nasional. Namun, sebagian pengendalian masih bersifat informal dan belum terdokumentasi secara memadai. Penilaian risiko, evaluasi pemasok, pencatatan stok, laporan monitoring, dan tindak lanjut masih perlu diperkuat. SPPG Bengkol dinilai cukup efektif, tetapi membutuhkan sistem pengendalian yang lebih sistematis, terdokumentasi, dan berkelanjutan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Theofani Masengi, Chelsea Liana Pandelaki https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1334 Analisis Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Green Accounting dalam Pengelolaan Limbah Kayu pada Industri Pengolahan Kayu 2026-06-11T03:54:11+00:00 Joseph N Tangon [email protected] Ruhiyat [email protected] Anita L.V. Wauran [email protected] <p><em>Industri pengolahan kayu menghasilkan limbah padat dalam jumlah signifikan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi (SIA) berbasis Green Accounting dalam pengelolaan limbah kayu pada salah satu industri pengolahan kayu di Woloan, Kota Tomohon. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen. Informan terdiri dari manajer keuangan, kepala bagian produksi, dan staf akuntansi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan belum mengintegrasikan pencatatan biaya lingkungan secara sistematis ke dalam SIA yang ada. Identifikasi biaya lingkungan masih bersifat parsial dan tidak tersaji dalam laporan keuangan secara transparan. Perusahaan juga belum memiliki prosedur baku untuk mengalokasikan biaya pengolahan limbah kayu sebagai komponen Green Accounting. Penelitian ini merekomendasikan perancangan modul Green Accounting yang terintegrasi dalam SIA perusahaan guna mendukung akuntabilitas lingkungan dan pengambilan keputusan yang berkelanjutan. </em></p> 2026-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Joseph N Tangon, Ruhiyat https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1361 Desain dan Konstruksi Bangunan Rumah Sederhana dengan Program Aplikasi Komputer Berbasis BIM 2026-06-12T03:25:15+00:00 Meilin Idawati Nanguri [email protected] Febriane Paulina Makalew [email protected] Yuslina Anitha Pariaribo [email protected] Efraim Karel Rumwaropen [email protected] Arya Jacobus [email protected] Jeremia Fredrich Kekenusa [email protected] Mikhael Noellino Kandiawan [email protected] Valerie Praysel Lumowa [email protected] <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kreativitas mahasiswa dalam merancang dan mengonstruksi rumah sederhana menggunakan aplikasi berbasis Building Information Modeling (BIM). Fokus utama penelitian adalah bagaimana BIM mendukung proses berpikir kreatif mahasiswa dalam menghasilkan desain yang fungsional, efisien, dan inovatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BIM mampu meningkatkan kreativitas mahasiswa karena menyediakan visualisasi 3D yang jelas, sehingga memudahkan eksplorasi bentuk, tata ruang, dan struktur bangunan. Mahasiswa dapat dengan cepat mencoba berbagai alternatif desain, melakukan revisi, serta mengintegrasikan aspek arsitektur, struktur, dan utilitas dalam satu model. Hal ini mendorong munculnya ide-ide baru yang lebih variatif dan solutif. Selain itu, BIM juga membantu mahasiswa memahami keterkaitan antara desain dan pelaksanaan konstruksi secara nyata. Dengan adanya simulasi dan analisis, mahasiswa menjadi lebih kreatif dalam mengoptimalkan penggunaan material, biaya, serta waktu pembangunan. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan kemampuan awal mahasiswa dalam mengoperasikan software BIM dan kebutuhan perangkat komputer yang memadai. Kesimpulannya, BIM berperan penting dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam perancangan dan konstruksi rumah sederhana karena memberikan kemudahan eksplorasi desain, integrasi informasi, dan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap proses pembangunan.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Meilin Idawati Nanguri, Febriane Paulina Makalew, Yuslina Anitha Pariaribo, Efraim Karel Rumwaropen, Arya Jacobus, Jeremia Fredrich Kekenusa, Mikhael Noellino Kandiawan, Valerie Praysel Lumowa https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1296 Analisis Strategi Digital Marketing dalam Pengembangan Usaha Gantungan Kunci Rajut Blossomstitch 2026-06-11T04:30:59+00:00 Anggreini Prisilia Lumi [email protected] Isabel Indo [email protected] Meita Rumbayan [email protected] <p><em>Perkembangan ekonomi digital membuka peluang besar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi digital marketing yang tepat guna mendukung pengembangan usaha gantungan kunci rajut handmade BlossomStitch sebagai usaha rintisan baru. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini mengintegrasikan analisis SWOT dengan kerangka digital marketing ecosystem untuk merumuskan strategi yang mencakup tiga dimensi utama: media sosial marketing (Instagram dan TikTok), e-commerce marketplace (Shopee dan Tokopedia), serta content marketing berbasis storytelling. Hasil kajian menunjukkan bahwa BlossomStitch memiliki keunggulan kompetitif pada personalisasi desain dan nilai estetika produk rajut premium, dengan target pasar utama konsumen muda berusia 18–35 tahun. Implementasi strategi digital marketing yang sinergis, mencakup produksi konten visual berkualitas, pengelolaan reputasi toko, dan integrasi lintas platform yang terbukti berkontribusi terhadap peningkatan visibilitas merek, perluasan jangkauan pasar, dan pertumbuhan volume penjualan secara berkelanjutan. Penelitian ini menyediakan model strategi yang dapat diadaptasi oleh usaha kerajinan tangan sejenis dalam fase rintisan di era ekonomi digital.</em></p> 2026-06-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Anggreini Prisilia Lumi, Isabel Indo, Meita Rumbayan https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1338 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Biaya Siklus Hidup Rumah Susun 2026-06-11T03:52:42+00:00 Jenry Winerungan [email protected] <p><em>Peningkatan kebutuhan hunian vertikal di wilayah perkotaan mendorong pentingnya pengelolaan biaya yang efisien sepanjang masa pakai bangunan rumah susun bertingkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi biaya siklus hidup (Life Cycle Cost/LCC) rumah susun. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap 15 jurnal ilmiah yang membahas penerapan LCC pada berbagai jenis bangunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat sembilan faktor yang paling sering muncul dan dianggap signifikan, yaitu komponen biaya, kualitas material, manajemen pengelolaan aset, umur ekonomis bangunan, kualitas konstruksi, desain arsitektural dan struktural, inflasi dan suku bunga, peraturan bangunan berdasarkan kemajuan teknologi, serta frekuensi dan intensitas pemeliharaan. Faktor komponen biaya ditemukan dalam seluruh jurnal yang dikaji (100%), sementara kualitas material dan manajemen aset muncul pada 93% jurnal. Sebaliknya, faktor pemeliharaan hanya muncul pada 13% jurnal, menandakan kurangnya perhatian terhadap aspek operasional harian. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan multidimensional dalam pengelolaan biaya siklus hidup rumah susun, mencakup aspek teknis, ekonomi, dan manajerial secara berkelanjutan.</em></p> 2026-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JENRY WINERUNGAN https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1357 Analisis Parameter Kualitas Udara di Lingkungan Kampus Politeknik Negeri Manado 2026-06-12T03:00:36+00:00 Kurnia Syalom Ronsulangi [email protected] Vellia Mutiara Putri Lamia [email protected] Litzi Rachel Milanisty Tular [email protected] Marifat Punusingon [email protected] Mikhael Soerioputra Kojansow [email protected] Anjelita Tampi [email protected] Michelle Elisabeth Umbas [email protected] Ahmad Abbas [email protected] Cyntha Tendean [email protected] Olivia Moningka [email protected] 2026-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Kurnia Syalom Ronsulangi, Vellia Mutiara Putri Lamia, Litzi Rachel Milanisty Tular, Marifat Punusingon, Mikhael Soerioputra Kojansow, Anjelita Tampi, Michelle Elisabeth Umbas, Ahmad Abbas, Cyntha Tendean, Olivia Moningka