Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas <p><strong>Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi (SN-PTUV)</strong> di inisiasi pada tahun 2021 sebagai wadah untuk mendiseminasikan hasil-hasil riset terapan lokal dan nasional yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Manado setiap tahun. Seminar ini memfasilitasi kolaborasi ilmiah Akademisi, Periset, Praktisi, dan Pemangku Kebijakan untuk menghasilkan inovasi yang solutif dan aplikatif. Fokus utama SN-PTUV adalah riset yang berdampak bagi masyarakat, seperti teknologi tepat guna, prototipe, dan model pemberdayaan. Prosiding SN-PTUV memuat karya-karya terapan yang mendukung hilirisasi hasil riset untuk memperkuat peran pendidikan vokasi dalam inovasi dan peningkatan daya saing bangsa.</p> <p> </p> en-US [email protected] (Anritsu S.C. Polii) [email protected] (Steve) Tue, 23 Jun 2026 15:09:12 +0000 OJS 3.2.1.5 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Efektivitas Manajemen Teaching Factory Terhadap Peningkatan Mutu Lulusan Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1286 <p><em>Teaching Factory (TEFA) merupakan model pembelajaran berbasis industri yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas manajemen TEFA di Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dan pengaruhnya terhadap peningkatan mutu lulusan. Mutu lulusan dalam konteks ini mencakup dimensi kompetensi teknis, karakter kerja, serta kesiapan menghadapi dunia usaha dan industri secara menyeluruh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap enam informan, dan telaah dokumen. Hasil penelitian mengungkap empat permasalahan struktural utama: (1) belum terbentuknya Tim TEFA yang definitif disertai tugas dan fungsi yang jelas; (2) belum teridentifikasinya standar industri dan prosedur kerja yang diadopsi sebagai acuan TEFA; (3) minimnya sosialisasi TEFA kepada pihak internal maupun eksternal; serta (4) keterlibatan mitra industri yang masih sangat terbatas. Meskipun demikian, Polimdo telah memiliki infrastruktur TEFA yang memadai meliputi Galeri Investasi Bisnis, Galeri Investasi Pasar Modal, TEFA Polimart, dan TEFA Polimdo Salon. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan Tim TEFA yang terstruktur, identifikasi dan adopsi standar kerja industri, intensifikasi sosialisasi multi-pihak, serta penguatan kerjasama dengan UMKM di sekitar kampus. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas manajemen TEFA secara signifikan dan pada akhirnya menghasilkan lulusan yang bermutu, berkarakter, serta mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun global.</em></p> Juliet Makinggung, Jemmry Winokan, Rolyke Tulangow, kevin pangemanan Copyright (c) https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1286 Fri, 26 Jun 2026 00:00:00 +0000 Rancang Bangun Sistem Keamanan Rumah Berbasis IoT dengan Penjadwalan Otomatis dan Fitur Remote Reset https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1276 <p><em>Keamanan hunian merupakan salah satu factor penting dalam mendukung perlindungan aset dan keselamatan penghuni, sehingga diperlukan sistem pemantauan yang mampu bekerja secara responsif dan andal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem keamanan rumah pintar berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan mikrokontroler ESP32, sensor Passive Infrared (PIR), serta modul Real-Time Clock (RTC) untuk mendukung mekanisme penjadwalan otomatis pada rentang waktu 21.00–05.00 WIB. Sistem dirancang untuk mendeteksi adanya intrusi dan secara simultan mengaktifkan alarm lokal berupa buzzer dan lampu, sekaligus mengirimkan notifikasi secara real-time ke perangkat smartphone pengguna melalui web server.</em></p> <p data-path-to-node="2,0"><em>Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai tingkat keberhasilan deteksi sebesar 100% pada radius deteksi hingga 3,5 meter. Selain itu, rata-rata latensi pengiriman notifikasi tercatat sebesar 2,26 detik, yang menunjukkan kinerja komunikasi data yang relatif cepat dan stabil. Fitur remote reset juga berhasil diimplementasikan dengan baik sehingga alarm dapat dinonaktifkan dari jarak jauh secara konsisten. Berdasarkan analisis konsumsi daya, sistem membutuhkan energi sebesar 1,3 Watt pada kondisi aktif. Konsumsi tersebut masih berpotensi dioptimalkan melalui penerapan strategi manajemen daya pada periode nonaktif sistem.</em></p> Ali Akbar Steven Ramschie, Ronny Katuuk, Johan Makal, Johan Pongoh Copyright (c) https://jurnal.polimdo.ac.id/index.php/semnas/article/view/1276 Fri, 26 Jun 2026 00:00:00 +0000