Peningkatan Kualitas Lingkungan Permukiman melalui Pelatihan Membangun Rumah Sehat dan Tahan terhadap Bencana Banjir di Lingkungan VIII Kelurahan Kairagi Dua Kecamatan Mapanget Kota Manado

Peningkatan Kualitas Lingkungan Permukiman melalui Pelatihan Membangun Rumah Sehat dan Tahan terhadap Bencana Banjir di Lingkungan VIII Kelurahan Kairagi Dua Kecamatan Mapanget Kota Manado

Authors

  • Estrellita V. Y. Waney Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado
  • Josephin Sundah Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Manado
  • Chris Hombokau Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado
  • Novriana A. Pangemanan Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado

Abstract

Permukiman Perumahan Politeknik Indah, Lingkungan VIII, Kelurahan Kairagi Dua, Kota Manado menghadapi berbagai permasalahan lingkungan yang kompleks. Rumah-rumah kopel dengan dinding menempel satu sama lain dan minimnya ventilasi menyebabkan sirkulasi udara buruk dan kelembaban tinggi, yang berdampak pada tumbuhnya jamur di dinding rumah dan kerusakan barang-barang rumah tangga. Selain itu, sistem drainase di lingkungan ini sangat tidak memadai, bahkan beberapa saluran air telah disempitkan dan ditutupi bangunan dapur, menyebabkan banjir lokal di beberapa titik saat hujan lebat. Untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut, sejalan dengan tujuan Pengabdian Berbasis Masyarakat (PBM) dari Politeknik Negeri Manado tahun 2025 pada poin ke-2, yaitu membantu menciptakan ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat, maka tim pelaksana PBM Jurusan Teknik Sipil, yang terdiri dari 4orang dosen dan 3orang mahasiswa akan melaksanakan kegiatan pelatihan bagi masyarakat Lingkungan VIII di Kelurahan Kairagi Dua, yaitu: 1)pelatihan membangun rumah yang lebih sehat danĀ  2)pelatihan membangun rumah yang tahan terhadap bencana banjir. Tujuan dari kegiatan dengan skema PBM ini adalah untuk: 1)meningkatkan kualitas permukiman melalui pelatihan membangun rumah sehat dan tahan terhadap bencana banjir dan 2)memberdayakan masyarakat untuk memahami pentingnya pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi: 1)Survei Lapangan untuk mengidentifikasi rumah-rumah warga yang dindingnya saling menempel dan drainase-drainase yang tidak memadai serta bermasalah; 2)Pelatihan warga dalam membangun rumah sehat 3)Pelatihan warga dalam membangun rumah tahan terhadap bencana banjir. Selesai kegiatan PBM 2025, diharapkan masyarakat Kelurahan Kairagi Dua dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimaksud untuk merencanakan dan membangun hunian tempat tinggal yang tertata kondusif untuk mendukung peningkatan kualitas lingkungan permukiman yang lebih baik. Bagi para mahasiswa, kegiatan PBM 2025 ini memberikan pengalaman berkarya kepada masyarakat di luar kampus serta mendukung program MBKM.

Kata Kunci : Rumah, Sehat, Tahan Bencana Banjir.

Downloads

Published

2025-12-01