Produk Alat Praktek PLTS Atap, Perspektif: Kelayakan Produksi

Authors

  • Stieven Netanel Rumokoy Politeknik Negeri Manado
  • Adriyan Warokka Politeknik Negeri Manado
  • i Gede Para Atmaja Politeknik Negeri Manado
  • Stanley Bernadus Dodie Politeknik Negeri Manado
  • Adelaida Joroh Politeknik Negeri Manado
  • Arief P. Kumaat Politeknik Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.65485/elektrik.v3i2.1043

Keywords:

Kelayakan Hukum, Kelayakan Operasional, Kelayakan Waktu, Kelayakan Ekonomi

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap semakin menjadi fokus dalam upaya pemanfaatan sumber energi terbarukan. Dalam konteks pendidikan dan pelatihan untuk pemanfaatan energi terbarukan khususnya pada PLTS atap, ketersediaan alat praktek yang efektif sangat penting untuk membekali tenaga kerja dengan keterampilan instalasi dan pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan produksi alat praktek PLTS atap yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran di bidang energi terbarukan. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur untuk mengidentifikasi tren dan kebutuhan teknologi dalam pendidikan dan pelatihan PLTS serta studi deskriptif melalui wawancara dengan ahli di bidang energi terbarukan dan beberapa pihak yang menjadi sasaran konsumen produk ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini memiliki kelayakan tinggi untuk diproduksi, dengan keunggulan pada aspek Kelayakan Hukum/Legalitas, Kelayakan Operasional, Kelayakan Jadwal/Waktu, Kelayakan Ekonomi. Alat ini juga dirancang dengan komponen yang mudah diperoleh dan dapat dibongkar pasang, sehingga fleksibel untuk penggunaan di dalam dan luar ruangan. Analisis menunjukkan bahwa alat ini dapat berfungsi sebagai sarana efektif dalam pembelajaran praktis PLTS, memberikan pengalaman mendekati kondisi nyata di lapangan, serta memiliki potensi menjadi produk unggulan yang dapat diterapkan melalui proses pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa) institusi pendidikan teknik.

References

[1] J. M. Kadang and J. Windarta, “Optimasi Sosial-Ekonomi pada Pemanfaatan PLTS PV untuk Energi Berkelanjutan di Indonesia,” J. Energi Baru dan Terbarukan, vol. 2, no. 2, pp. 74–83, 2021, doi: 10.14710/jebt.2021.11113.
[2] H. Bayu and J. Windarta, “Tinjauan Kebijakan dan Regulasi Pengembangan PLTS di Indonesia,” J. Energi Baru dan Terbarukan, vol. 2, no. 3, pp. 123–132, 2021, doi: 10.14710/jebt.2021.10043.
[3] I. N. S. Kumara, “Pembangkit Listrik Tenaga Surya Skala Rumah Tangga Urban Dan Ketersediaannya Di Indonesia,” Maj. Ilm. Teknol. Elektro, vol. 9, no. 1, 2010.
[4] A. Julisman, I. D. Sara, and R. H. Siregar, “PROTOTIPE PEMANFAATAN PANEL SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI PADA SISTEM OTOMASI ATAP STADION BOLA,” vol. 2, no. 1, pp. 35–42, 2017.
[5] A. Burhandono, J. Windarta, and N. Sinaga, “Perencanaan PLTS Roof Top On-Grid Untuk Gedung Kantor PLTU Amurang Sebagai Upaya Mengurangi Auxiliary Power dan Memperbaiki Nilai Nett Plant Heat Rate Pembangkit,” J. Energi Baru dan Terbarukan, vol. 3, no. 2, pp. 61–79, 2022, doi: 10.14710/jebt.2022.13051.
[6] M. Program et al., “Studi manajemen energi listrik dan analisis peluang penghematan konsumsi energi listrik pada gedung pengadilan negeri denpasar,” vol. 9, no. 2, pp. 120–127, 2022.
[7] M. S. Boedoyo, P. Teknologi, and S. Energi, “Potensi dan peranan plts sebagai energi alternatif masa depan di indonesia,” J. Sains dan Teknol. Indones., vol. 14, no. 2, pp. 146–152, 2012.
[8] D. L. Pangestuningtyas, “ANALISIS PENGARUH SUDUT KEMIRINGAN PANEL SURYA TERHADAP RADIASI MATAHARI YANG DITERIMA OLEH PANEL SURYA TIPE LARIK TETAP,” TRANSIENT, vol. 2, no. 4, pp. 930–937, 2013.
[9] D. Almanda, M. Akhsin, and Z. Muttaqin, “Analisa dan Perbandingan PLTS on Grid yang Terpasang di Atap Gedung Utama PT Subur Semesta dengan PLTS On Grid yang Bergerak Mengikuti Arah Matahari,” J. Resist., vol. 3, no. 2, pp. 57–60.
[10] S. N. Rumokoy and Dkk, “Perancangan Konsep Alat Praktek PLTS Skala Rumah Tangga Berbasis PV Roof Top Installation,” J. Ilm. SETRUM, vol. 9, no. 1, pp. 68–74, 2020, doi: http://dx.doi.org/10.36055/setrum.v9i1.7751.
[11] S. N. Rumokoy, I. G. P. Atmaja, M. Langie, and J. Sundah, “Development of the Concept Design of Rooftop Solar Power Plant Practice Tool,” CCIT, vol. 15, no. 2, pp. 191–197, 2022.
[12] C. A. O. Kaseger, S. N. Rumokoy, A. A. S. Ramschie, and S. B. Dodie, “Design of Teaching Factory Practice Tools Concept , Perspective?: Operation System on Solar Power Plant,” CCIT, vol. 15, no. 2, pp. 260–271, 2022.
[13] S. B. Dodie, C. H. Simanjuntak, S. N. Rumokoy, and P. N. Manado, “PELATIHAN INSTALASI PLTS SKALA RUMAH TANGGA UNTUK PEMANFAATAN CLEAN ENERGY PADA JEMAAT GEREJA GMIM EXODUS WATUTUMOU II KEC. KALAWAT I MINAHASA UTARA PROV. SULAWESI UTARA,” J. URNITY, vol. 3, no. 1, pp. 43–48, 2023.
[14] D. Sasongko, P. M. Yuliawati, R. Nurhidayah, R. G. Utomo, A. Setyawan, and K. Suciati, “Pengembangan Pemasaran UMKM Asih Di Kabupaten Magelang Dengan Memanfaatkan Digital Marketing,” J. Pengabdi. Masy. IPTEKS, vol. 7, no. 1, pp. 68–73, 2021, doi: 10.32528/jpmi.v7i1.3943.

Downloads

Published

2024-12-01

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>