ANALISIS REALISASI ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH KOTA BITUNG TAHUN ANGGARAN 2018 – 2022
Abstrak
Perealisasian belanja merupakan suatu hal yang penting bagi pemerintah daerah karena merupakan salah satu tolak ukur kinerja instansi pemerintah. Maka diharapkan perealisasian belanja tersebut juga harus dioptimalkan sebaik mungkin sehingga segala bentuk pengeluaran tepat pada sasaran. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini yaitu bagaimana realisasi anggaran belanja Pemerintah Kota Bitung ditahun anggaran 2018 – 2022?. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perealisasian belanja pada Pemerintah Kota Bitung Tahun anggaran 2018 – 2022.
Metode yang digunakan yaitu kualitatif, dimana penulis menjelaskan dengan cara menjabarkan menggunakan kata – kata suatu fenomena yang ditemukan. Penulis mengumpulkan data dengan melalui wawancara dengan pihak – pihak yang bersangkutan dan juga menggunakan teknik dokumentasi dimana penulis mengumpulkan dokumen yang terkait dengan penelitian ini berupa LRA Pemerintah Kota Bitung Tahun Anggaran 2018 – 2022. Teknik analisis data yang dilakukan diantaranya, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Adapun temuan dari penelitian yang dilakukan yaitu menurut analisis varians belanja, kinerja Pemerintah Kota Bitung menunjukkan hasil yang baik. Dari segi pertumbuhan, realisasi belanja Pemerintah Kota Bitung mengalami fluktuasi karena adanya pertumbuhan dan penurunan belanja. Analisis keserasian sendiri menunjukkan hasil bahwa Pemerintah Kota Bitung melakukan aktifitas belanjanya, baik itu belanja operasi maupun belanja modal. Sedangkan untuk tingkat efisiensi sendiri Pemerintah Kota Bitung dinilai sudah efisien.
Dari hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa analisis varians belanja Pemkot Bitung menunjukkan angka 96,40% sehingga dinilai disukai (favourable variance). Untuk pertumbuhan belanja Pemkot Bitung berfluktuasi akibat adanya pandemi covid 19. Tahun 2019 terjadi pertumbuhan dengan total sebesar 18,84%, tahun 2020 terjadi penurunan sebesar 10,23%, tahun 2021 terjadi penurunan yang lebih besar dari tahun sebelumnya yaitu total sebesar 23,33% dan tahun 2022 kembali mengalami kenaikan dengan total sebesar 9,63%. Analisis keserasian menunjukkan bahwa Pemkot Bitung melakukan aktifitas belanjanya. Tingkat keserasian pada belanja operasi ada pada angka sebesar 76,67%, sedangkan pada belanja modal sebesar 21,56%. Pengalokasian belanja terbesar ada pada belanja barang dan jasa yang mencapai angka Rp. 250.298.024.864,20. Sedangkan untuk tingkat efisiensinya ada pada angka sebesar 96,40% namun masih dinilai efisien karena Pemkot tidak melakukan penghematan anggaran untuk alasan yang mendesak dan tidak terhindarkan.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Srikandi Jessa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.