Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Laju Sedimentasi Danau Tondano

Authors

  • La'la Monica Unsrat
  • Liany Amelia Hendratta Universitas Sam Ratulangi
  • Mecky R.E Manoppo Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.47600/jtst.v6i3.1013

Abstract

Proses alih fungsi lahan yang tak terkendali mengakibatkan permasalahan pada ekosistem baik itu tanah maupun kelestarian sumber daya air. Adanya perubahan tutupan lahan yang tak terkontrol mengakibatkan turunnya fungsi keseluruhan DAS dalam segi fungsi tata air serta dapat meningkatkan limpasan air permukaan yang memicu terjadi erosi, sedimentasi dan banjir.  Salah satu permasalahan yang menjadi perhatian yaitu peningkatan erosi yang menyebabkan sedimentasi dan pendangkalan di Danau Tondano, sebagai akibat dari perubahan tata guna lahan pada daerah tangkapan danau. Data curah hujan bulanan maksimum tahun 2022 dari stasiun hujan Paleloan, stasiun hujan Malalayang-Kakaskasen, stasiun hujan Noongan-Winebetan,  dan stasiun hujan Molompar- Rasi digunakan pada penelitian ini. Evaluasi tutupan lahan yang terjadi di DTA Danau Tondano berdasarkan peta tutupan lahan yang diperoleh dari BPDASHL Danau Tondano. Pendugaan laju erosi menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) dan pendugaan sedimentasi menggunakan metode Sediment Delivery Ratio (SDR). Terjadinya peningkatan laju erosi sebesar 41.281 ton/ha/tahun pada DTA Danau Tondano yang termasuk pada klasifikasi tingkat bahaya eorsi kelas II. Hal ini perlu diperhatikan agar tidak memperburuk sedimentasi di Danau Tondano.

Published

2024-12-08