Pemodelan Pengendalian Banjir Pada Sungai Mahawu Kota Manado Menggunakan Aplikasi Hec-Ras

Authors

  • Ronald Frits Parengkuan Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Isri Ronald Mangangka Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

DOI:

https://doi.org/10.47600/jtst.v7i1.981

Abstract

Banjir karena meluapnya Sungai Mahawu disebabkan oleh intensitas hujan tinggi, alih fungsi lahan, penyempitan badan sungai dan kapasitas tampung sungai berkurang. Banjir yang terjadi menyebabkan kerugian besar dan mengancam keselamatan penduduk. Penanganan pengendalian banjir Sungai Mahawu sangat mendesak, karena itu diperlukan studi pengendalian banjir untuk mendapatkan konsep penanganan yang efektif. Pemodelan menggunakan HEC-RAS 6.3.1 2D untuk mendapatkan kondisi genangan debit banjir kala ulang 2, 5, 10, 25, dan 50 tahun. Hasil penelitian debit banjir setiap kala ulang adalah 38.7 m3/det, 64.4 m3/det, 89.3 m3/det, 132.5 m5/det, 174.2 m3/det dengan luas genangan adalah 10.96 Ha, 11.83 Ha, 18.23 Ha, 19.67 Ha dan 72.07 Ha. Konsep penanganan yang dipilih dalam penelitian ini adalah gabungan normalisasi sungai, tanggul banjir dan floodway. Konsep penanganan yang efektif hasil pemodelan yaitu untuk kala ulang 2 tahun normalisasi lebar sungai 20 m dan tanggul banjir tinggi 4 meter (Skenario 2), kala ulang 5 tahun normalisasi lebar sungai 30 m dan tanggul banjir tinggi 5 meter (Skenario 2B), kala ulang 10 tahun normalisasi lebar sungai 30 m, tanggul banjir tinggi 5 meter dan floodway (Skenario 3). Hasil pemodelan dengan 3 konsep pengendalian untuk debit banjir kala ulang 25 tahun yang berdampak pengurangan luas genangan adalah skenario 3 sebesar 38.60 %.

Published

2025-05-01