JTST Prediksi Masa Layan Beton Bertulang pada Lingkungan Klorida Menggunakan Model Laju Korosi

Penulis

  • Alfa Reza Politeknik Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.47600/jtst.v8i1.1268

Abstrak

Korosi tulangan merupakan salah satu penyebab utama penurunan kinerja struktur beton bertulang pada lingkungan yang mengandung ion klorida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan korosi mortar geopolimer berbasis metakaolin serta memprediksi masa layan struktur beton bertulang melalui integrasi hasil pengujian laboratorium dan pendekatan analitis. Metode yang digunakan adalah eksperimen accelerated corrosion menggunakan larutan NaCl 5% dan tegangan DC 12 V dengan sistem siklus basah-kering. Parameter yang dianalisis meliputi laju korosi, densitas arus korosi, serta persentase kehilangan berat tulangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mortar geopolimer dengan komposisi MK-95 memiliki performa terbaik dengan nilai laju korosi dan densitas arus korosi yang lebih rendah dibandingkan mortar normal (MN) dan MK-100. Analisis prediksi masa layan dilakukan dengan mengintegrasikan model laju korosi dan pendekatan difusi klorida berdasarkan konsep Tuutti. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa umur struktur diperkirakan sebesar 38 tahun untuk MN, 30 tahun untuk MK-100, dan mencapai 153 tahun untuk MK-95.

Selain itu, analisis terhadap ketebalan selimut beton menunjukkan bahwa penggunaan mortar geopolimer memungkinkan pencapaian masa layan yang tinggi dengan ketebalan selimut yang lebih efisien dan masih berada dalam rentang standar desain. Dengan demikian, penggunaan mortar geopolimer berbasis metakaolin, khususnya pada komposisi optimum, terbukti efektif dalam meningkatkan durabilitas struktur beton bertulang pada lingkungan korosif.

Kata kunci—beton bertulang, korosi, metakaolin, mortar geopolimer, masa layan

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-05-20

Terbitan

Bagian

Articles