Analisis Akuntansi UMKM Kuliner Berbasis COSO Sebagai Fondasi Kemitraan Vokasi dan Industri Hijau
Keywords:
akuntansi hijau, ekosistem bisnis berkelanjutan, kemitraan vokasi-industri, COSO, UMKM kulinerAbstract
Transisi menuju ekosistem bisnis hijau yang berkelanjutan menuntut keterlibatan aktif dari institusi pendidikan vokasi sebagai mitra strategis industri. Studi ini didasari pada kemitraan vokasi-industri yang efektif harus dibangun di atas fondasi tata kelola keuangan yang sehat pada level entitas mikro. Dengan menggunakan kerangka COSO sebagai instrumen analisis, penelitian ini menganalisis kesenjangan kapasitas akuntansi dan kelemahan pengendalian internal pada empat UMKM sebagai representasi pelaku industri lokal dalam ekosistem tersebut. Desain penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus komparatif, data primer dihimpun melalui wawancara terstruktur yang mencakup dimensi pelaporan keuangan dan lima komponen pengendalian internal COSO. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan kapasitas akuntansi yang signifikan yaitu hanya satu UMKM yang menerapkan sistem pencatatan mendekati standar SAK EMKM, sementara entitas lain menghadapi defisiensi material berupa ketiadaan audit trail, pencatatan biaya yang tidak lengkap, dan absennya pemisahan tugas. Kesimpulam bahwa institusi vokasi khususnya Politeknik Negeri Manado dapat memainkan peran kemitraan yang strategis melalui program pendampingan akuntansi hijau yang disesuaikan yang mendorong UMKM menuju praktik bisnis yang transparan, akuntabel, dan berwawasan lingkungan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elstie Joni, Ovelya G. Kamudi, Jessica Y. Tumbal, Elindi Pontiang, Michel S. Kumesan, Jesen Paparang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



