Integrasi Metode SMART pada Sistem Seleksi dan Pleno Mahasiswa KIP untuk Penentuan Prioritas Penerima Beasiswa
Kata Kunci:
beasiswa KIP, metode SMART, sistem seleksi, pengambilan keputusan, pendidikan vokasiAbstrak
Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Namun, proses seleksi dan pleno penerima beasiswa KIP masih diwarnai oleh potensi subjektivitas dan ketidakterukuran dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem seleksi dan pleno mahasiswa KIP dengan mengintegrasikan metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) sebagai sistem pendukung keputusan berbasis multi-kriteria. Metode SMART digunakan untuk mengevaluasi calon penerima beasiswa berdasarkan lima kriteria utama: Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), penghasilan orang tua, jumlah tanggungan keluarga, kondisi rumah tinggal, dan keaktifan organisasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi akademik, lalu diolah dalam sistem prototipe berbasis web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis SMART memberikan tingkat kesesuaian tinggi (r = 0,94) terhadap hasil pleno manual, namun dengan efisiensi dan transparansi yang lebih baik. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan metode SMART dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung pengambilan keputusan yang objektif dan adil dalam penyaluran beasiswa pendidikan vokasi.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rudolf Estephanus Golioth Mait, Don Radius Gerald Kabo, Denny Boy Pinasang, Reiner Willsen Tampi, Franky Riccardo Tombokan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



