Rancangan Konsep Laboratorium PLTS dengan konsep Teaching Factory

Penulis

  • Ventje M. A. Lumentut Politeknik Negeri Manado
  • Stieven Netanel Rumokoy
  • Maureen Langie Politeknik Negeri Manado
  • Adriyan Warokka Politeknik Negeri Manado
  • I Gede Para Atmaja Politeknik Negeri Manado
  • Christopel H. Simanjuntak Politeknik Negeri Manado

Kata Kunci:

Energi Surya, Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran

Abstrak

Pengembangan laboratorium Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis Teaching Factory (TeFa) menjadi kebutuhan penting dalam pendidikan vokasi untuk menjawab tuntutan kompetensi industri energi terbarukan. Fasilitas laboratorium yang masih bersifat konvensional dan belum terintegrasi dengan kondisi kerja nyata menyebabkan keterbatasan pengalaman praktis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konsep laboratorium PLTS berbasis Teaching Factory yang mampu mengintegrasikan pembelajaran, praktik, dan produksi dalam satu sistem yang terpadu. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif melalui tahapan analisis kebutuhan, studi literatur, perancangan konseptual, serta validasi desain. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengidentifikasi kompetensi utama yang dibutuhkan industri, meliputi instalasi, operasi, maintenance, dan troubleshooting, serta soft skills seperti keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kerja tim, dan dokumentasi teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek dengan alur kerja perencanaan, instalasi, pengujian, dan evaluasi mampu mendukung penerapan learning by doing serta menghasilkan produk nyata. Rancangan fasilitas laboratorium mencakup infrastruktur fisik, peralatan utama, sistem pendukung berbasis teknologi, fasilitas pembelajaran, dan aspek K3 yang terintegrasi.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-26