Analisis Utilitas Air Bersih dan Pemanenan Air Hujan pada Vila di Tondano
Kata Kunci:
air bersih, air hujan, konstruksi berkelanjutan, utilitas bangunanAbstrak
Karya tulis ilmiah ini menganalisis sistem utilitas air bersih pada rumah tinggal di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, yang dihuni oleh 8 orang dengan luas atap 107,61 m². Analisis mencakup perhitungan kebutuhan air harian, potensi pemanenan air hujan, kapasitas tangki penampungan, dan skema distribusi air bersih berdasarkan SNI 6725.1:2015, SNI 2415:2016, dan SNI 7065:2005. Kebutuhan air bersih harian (Qd) dihitung sebesar 1.000 liter/hari. Potensi pemanenan air hujan berkisar antara 1,28 m³ hingga 23,32 m³ per bulan. Ground Water Tank (GWT) dirancang berkapasitas 5 m³ untuk memenuhi 30% kebutuhan non-potable (300 liter/hari), sementara PDAM disalurkan melalui filter dan dipompa ke roof tank 500 liter untuk memenuhi 70% kebutuhan potable.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Christalia Trifosa Mangundap, Olivia Moningka, Novriana Amelia Pangemanan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



