HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN KINERJA KARYAWAN PADA INDUSTRI KELAPA DAN TURUNANNYA STUDI KASUS PADA PT. DIMEMBE NYIUR AGRIPRO

Authors

  • Via Nanda Helmalia Putri Politeknik Negeri Manado Jurusan Administrasi Bisnis
  • Intan Ramdhani Wahidin Politeknik Negeri Manado Jurusan Administrasi Bisnis
  • Brigita Beliza Belsalve Kusuma Politeknik Negeri Manado Jurusan Administrasi Bisnis
  • Celsilia Prisilia Rumambi Politeknik Negeri Manado Jurusan Administrasi Bisnis

Keywords:

Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan

Abstract

Sulawesi Utara mendapat penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 karena masuk dalam
Kategori Nilai Ekspor Komoditas Pertanian Tertinggi. Hal ini akan memberi semangat
kepada petani serta industri kelapa dan turunannya. Keberhasilan tersebut tentunya tidak
lepas dari peranan para karyawan pada industri kelapa dan turunannya. Para karyawan
ini seharusnya mendapat perhatian, karena peningkatan ekspor berkaitan erat dengan
pekerjaan mereka. Dengan kata lain, naiknya ekspor mengindikasikan adanya kenaikan
pada kinerja karyawan, dan akan meningkatkan kepuasan kerja mereka. Apabila naiknya
ekspor hanya meningkatkan kinerja karyawan, tapi tidak dapat meningkatkan kepuasan
kerja, maka akan berdampak negatif terhadap karyawan industri kelapa dan turunannya.
Sehubungan dengan itu kami akan melakukan penelitian dengan judul “Hubungan
Kepuasan Kerja Dengan Kinerja Karyawan Pada Industri Kelapa Dan Turunannyaâ€,
dengan studi kasus pada PT. Dimembe Nyiur Agripro sebagai perusahaan penghasil
produk bahan makanan dari kelapa dan turunannya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan kepuasan kerja dengan kinerja karyawan pada industri kelapa dan
turunannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka digunakan metode analisis korelasi.
Hasil penelitian hubungan Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan PT. Dimembe Nyiur
Agripro dapat disimpulkan sebagai berikut: a) Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan
PT. Dimembe Nyiur Agripro memiliki hubungan positif; b) Kepuasan Kerja dan Kinerja
Karyawan PT. Dimembe Nyiur Agripro memiliki keeratan hubungan yang lemah
(sebesar 0,34); c) Total skor kepuasan kerja terendah adalah Upah dan total skor kepuasan
kerja tertinggi adalah Contingent Rewards; dan d) Total skor kinerja karyawan terendah
adalah Waktu dan total skor kinerja karyawan tertinggi adalah Kualitas.

Downloads

Published

2022-12-12